Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Thursday, 05 December 2019

Wartawan Jakarta Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis

Kamis, 26 September 2019 — 18:53 WIB
Puluhan wartawan menggelar aksi unjuk rasa mengecam kekerasan terhadap jurnalis. (ikbal)

Puluhan wartawan menggelar aksi unjuk rasa mengecam kekerasan terhadap jurnalis. (ikbal)

JAKARTA – Puluhan wartawan dari berbagai media massa mengecam aksi kekerasan yang dilakukan oknum aparat kepolisian terhadap jurnalis. Aksi solidaritas mereka gelar di Taman Pandang Istana, depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/2019) sore.

Dalam aksinya, para wartawan yang sehari-harinya meliput di wilayah DKI Jakarta melakukan aksi teatrikal, membakar lilin dan membentangkan sejumlah spanduk berisi berbagai tuntutan terkait kebebasan pers. Di antaranya, “Tegakkan Keadilan, Jangan Rampas Kebebasan Pers”, “Jangan Rampas Paksa Alat dan Bungkam Kebebasan Kami Bekerja”, “Stop!!! Kekerasan Terhadap Jurnalis” dan “Wartawan Bukan Musuh Polisi”.

Puluhan wartawan menggelar aksi unjuk rasa mengecam kekerasan terhadap jurnalis. (ikbal)

Koordinator aksi, Rani Sanjaya menerangkan, aksi solidaritas bertujuan untuk mengingatkan bahwa pers memiliki kebebasan yang dijamin dalam undang-undang. Sehingga tidak semestinya aparat bertindak semena-mena terhadap jurnalis.

“Beragam kasus kekerasan terhadap jurnalis yang dilakukan aparat kepolisian belum juga mampu mengubah keadaan. Sudut pandang yang salah dari para oknum membuat wartawan kerap kali menjadi korban pemukulan dan perampasan alat kerja,” ujar kontributor MNC Group itu.

Lebih lanjut para jurnalis juga menyampaikan sejumlah tuntutan. Berikut tuntutan yang mereka bacakan bersama-sama dalam aksi tersebut:

1. Periksa dan adili oknum polisi pelaku pemukulan dan perampasan alat kerja wartawan.

2  Beri sanksi tegas agar bisa menimbulkan efek jera.

3.Perintahkan seluruh jajaran kepolisian untuk mempelajari isi dari UU Pers.

Sebelumnya, sejumlah jurnalis mendapat intimidasi dari oknum aparat saat meliput rangkaian aksi demo mahasiswa dan pelajar di sekitar Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2109) dan Rabu (25/9/2019). Bukan cuma itu, para pekerja media massa ini bahkan mengalami kekerasan fisik hingga perampasan alat kerja jurnalis. (Ikbal/ys/win)