Friday, 18 October 2019

Begini Cara Membuat CV yang Menarik

Minggu, 29 September 2019 — 12:14 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

POIN paling penting yang harus disiapkan dalam berkas lamaran kerja adalah curriculum vitae alias CV atau daftar riwayat hidup.

Karena melalui CV saja,   perusahaan bisa tahu kalau si pelamar layak direkrut. Makanya  bagi pencari kerja, harus tahu bagaima cara membuat CV yang menarik dan benar supaya cepat dapat kerja.

Dilansir Money Smart, menurut studi yang sudah dilakukan, perekrut atau recruiter butuh waktu sekitar 6 detik buat memeriksa CV. Kalau waktu yang dihabiskan buat periksa CV lebih dari 6 detik , itu tandanya si perekrut menunjukkan ketertarikan pada si pelamar atau job seeker.

CV menjadi penentu apakah seseorang bisa diterima atau ditolak lamarannya. Karena itu  setiap pelamar harus tahu  gimana cara membuat CV yang baik. Secara gak langsung, CV menjadi cerminan apakah kamu tampak profesional atau tidak.

Cara membuat CV yang menarik dan baik itu bukan berarti isinya dimuat dalam berlembar-lembar kertas. CV model seperti ini cenderung diabaikan para perekrut.

Nah, berikut ini adalah informasi-informasi penting yang perlu ada dan cara penempatannya dalam CV.

1. Cantumkan nama, alamat, nomor telepon, hingga email dan posisikan berada di CV Header atau bagian atas

Dalam CV, informasi pribadi itu wajib ada. Tak harus panjang dan mendetail, kamu cuma perlu mencantumkan nama, alamat, nomor telepon, hingga email.

Posisikan informasi pribadi di bagian atas CV atau CV header. Sebab informasi ini yang bakal dilihat pertama kali oleh perekrut.

Perhatikan juga penggunaan ukuran font pada nama. Idealnya, ukuran font pada nama itu harus lebih besar dari teks yang lain.

Dalam penulisan informasi pribadi ini, kamu harus menempatkan nama di posisi teratas. Kemudian di bawahnya tuliskan alamat. Di bawahnya lagi nomor telepon. Lalu di bawahnya lagi email.

2. Tuliskan CV Objective atau CV Summary dan tempatkan di bawah informasi pribadi

Umumnya CV objective atau CV summary ini berisi tentang perjalanan karier. Namun, bagi pemula yang baru mencari kerja, dalam pembuatan CV, ringkasan perjalanan karier bisa diganti dengan ringkasan perjalanan pendidikan kamu.

Tulis tentang jurusan yang diambil, berapa lama menjalani pendidikan, dan  berapa lama pendidikan tersebut ditempuh. Tuliskan juga hasil yang dicapai dari pendidikan tersebut. Tuliskan semuanya itu dalam satu paragraf sebanyak tiga baris.

3. Cantumkan  pengalaman kerja terkait dengan pendidikan yang dijalani

Dalam membuat CV, pastikan pengalaman kerja itu ditulis benar-benar.

Buat yang masih fresh graduate, kamu bisa mencantumkan pengalaman magang atau pekerjaan lain asalkan masih ada hubungannya dengan pendidikan yang ditempuh.

Dalam menyajikan informasi pengalaman kerja, pekerjaan terakhir dianjurkan buat ditempatkan di urutan pertama. Informasi utama yang harus ditulis adalah tanggung jawab selama menjalani pekerjaan tersebut. Jangan sampai ada yang terlewat dalam memuat informasi tersebut.

4. Tuliskan pendidikan yang ditempuh, terutama perguruan tinggi kalau ada dan tempatkan posisinya di bawah pengalaman kerja

Beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam penulisan latar belakang pendidikan, yaitu:

  • Nama universitas atau sekolah.
  • Lamanya menempuh pendidikan.
  • Jurusan yang diambil.
  • Nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) atau nilai Ujian Nasional (UN).

5. Di bawah posisi pendidikan, masukkan kemampuan atau skill yang dikuasai

Sekalipun menguasai banyak kemampuan atau skill, bukan berarti semuanya mesti dimasukkan. Sebaiknya masukkan kemampuan atau skill yang relevan dengan pekerjaan diinginkan.

  • Misalnya,  pekerjaan yang kamu lamar adalah Desain Grafis. Masukkan kemampuan bahwa kamu bisa mengoperasikan software Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, dsb.
  • Hindari memasukkan skill-skill yang semua orang bisa melakukannya. Misalnya aja menggunakan Ms. Word.

6. Kalau dirasa perlu, bisa juga memasukkan informasi tambahan seperti minat, prestasi, hingga pengalaman berorganisasi

Informasi yang ini sebenarnya cuma informasi tambahan aja.  Walaupun begitu, ternyata ada juga perekrut yang memerhatikan poin-poin tersebut. Mereka bakal bikin kamu dapat nilai plus di mata perekrut.

Selamat mencoba, semoga sukses!(tri)