Tuesday, 15 October 2019

Besok, Giliran Jubir PA 212 Diperiksa Terkait Kasus Penganiayaan Relawan Jokowi

Rabu, 9 Oktober 2019 — 15:45 WIB
Habib Novel Chaidar Hasan alias Novel Bamukmin. (ikbal)

Habib Novel Chaidar Hasan alias Novel Bamukmin. (ikbal)

JAKARTA – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akan memanggil Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin terkait kasus dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng.

Jubir PA 212 itu akan diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan diagendakan pada Kamis (10/10/2019), di Gedung Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

“Ya benar, nanti Bapak Novel akan dimintai keterangan, agenda (pemanggilan) besok,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (9/10/2019).

Ia mengatakan, Novel diperiksa lantaran turut berada di lokasi penganiayaan Ninoy, yakni Masjid Al Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat.

“Yang bersangkutan ada di lokasi (penganiayaan),” jelas Argo.

(BacaMunarman FPI Penuhi Panggilan Polisi, Jadi Saksi Kasus Penganiayaan Relawan Jokowi)

Diketahui, Ninoy Karundeng diculik oleh sekelompok orang saat aksi di Pejompongan, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019). Saat itu, Ninoy mengambil gambar orang-orang yang terkena gas air mata saat aksi tersebut.

Melihat hal itu, massa langsung merampas ponsel Ninoy dan membawa Ninoy ke sebuah masjid untuk diinterogasi perihal alasan ia memotret aksi di lokasi tersebut. Namun tak hanya menginterogasi, para pelaku sempat menganiaya Ninoy.

Selanjutnya, Ninoy dipulangkan oleh para pelaku keesokan harinya, Selasa (1/10/2019). Atas kejadian tersebut, Ninoy pun melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada Selasa malam.

Kini polisi pun telah menetapkan 13 tersangka atas kasus dugaan penculikan dan penganiayaan tersebut. Adapun para tersangka itu, yakni Bernard Abdul Jabbar, Fery alias F, AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, dan R. (firda/ys)