Tuesday, 15 October 2019

Bupati Purwakarta Minta Pemprov Evaluasi Penambangan Perusahaan Penyebab ‘Hujan Batu’

Rabu, 9 Oktober 2019 — 17:28 WIB
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika akan mengirim surat protes serta evaluasi terkait aktivitas tambang yang menyebabkan kerusakan rumah dan bangunan sekolah di Desa Sukamulya Kecamatan Tegalwaru.

Surat tersebut akan segera dilayangkan, terlebih perizinan penambangan berada langsung di bawah wewenang Pemprov Jabar..

“Kami akan segera berkirim surat ke provinsi. Kalau terbukti ada kelalaian, kami minta izin pertambangan perusahaan tersebut dicabut. Karena, ini sangat merugikan masyarakat kami,”ujar Anne, Rabu (9/10/2019).

Tak hanya itu, Bupati segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Apalagi selama ini aktivitas penambangan menggunakan bahan peledak.

“Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi. Kasihan, masyarakat yang dirugikan. PT MMS harus bertanggung jawab,” ujarnya.

Selain itu, Anne juga meminta warga yang bermukim sekitar tambang untuk senantiasa berhati-hati dan waspada. “Selalu waspada, yang jelas kita harapkan kejadian ini tidak terulang,” ujarnya.

Sebelumnya sejumlah rumah di Kp Cihandeuleum, Desa Sukamulya, Kec Tegalwaru, Kab Purwakarta rusak berat akibat terkena aktifitas peledakan batu dilokasi tambang milik PT Mandiri Sejahtera Sentra (MMS), Selasa (8/10/2019) sore.

Kepala Dinas Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono, menjelaskan dipastikan hujan batu ke rumah warga merupakan dampak dari aktivitas blasting atau peledakan batu PT MSS.

Bebatuan berukuran besar itu berjatuhan dari atas ketinggin sekitar 500 meter dan menimpa beberapa rumah warga. (dadan/yp)