Tuesday, 15 October 2019

Tanah Ambles, 7 Rumah Warga Terancam Ambruk

Rabu, 9 Oktober 2019 — 5:05 WIB
ilustrasi

ilustrasi

INDRAMAYU – Sebanyak tujuh rumah warga terdampak tanggul Sungai Cimanuk jeblos semakin lama semakin terancam rusak. Masalahnya, hampir setiap hari, terjadi pergerakan tanah ambles sehingga membahayakan keselamatan warga di Desa dan Kecamatan Kertasemaya, Indramayu, Jawa Barat.

Tanggul Sungai Cimanuk yang amblas, beberapa waktu lalu itu, panjangnya mencapai sekitar 300 meter. Posisi permukaan tanggul yang longsor itu semakin bertambah hari semakin bertambah parah sehingga menggerus permukiman warga.

“Yang jadi masalah, amblesnya tanggul Sungai Cimanuk itu terjadi hampir tiap hari, sehingga menggerus rumah-rumah warga sekitar,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu, Edi Kusdiana.

Menurutnya, upaya penyelamatan terhadap warga terdampak tanggul amblas segera dilakukan BPBD Indramayu dengan mendirikan Posko Penanggulangan Bencana di lokasi kejadian. “Fungsi Posko ini antara lain memantau atau melihat secara langsung perkembangan sehari-hari pada tanggul amblas. Hampir tiap hari terjadi pergerakan tanah, membuat kerusakan pada tanggul Sungai Cimanuk makin parah,” katanya.

Edi Kusdiana tak menampik di sekitar lokasi tanggul ada amblas itu terdapat sejumlah pemukiman warga. “Betul ada 7 rumah warga yang lokasinya berdekatan dengan titik tanggul longsor sehingga cukup membahayakan,” ujarnya. (taryani/yp)