Tuesday, 15 October 2019

HOAC Bisa Muncul Saat Pendaftaran Pilkada Kota Depok Tahun 2020

Kamis, 10 Oktober 2019 — 18:16 WIB
Sekda Kota Depok Hardiono bersama H. Acep Al Azhari saat silahturahmi. (anton)

Sekda Kota Depok Hardiono bersama H. Acep Al Azhari saat silahturahmi. (anton)

DEPOK – Bursa calon walikota  dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Depok 2020 memang belum pasti namun sejumlah nama mulai muncul mewarnai peta politik di Depok.

Yaitu  pasangan incumben Walikota Muhammad Idris, Wakil Walikota Pradi Supriatna, anggota DPRD Jabar Imam Budi Hartono termasuk sekretaris daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono.

“Saya ikut atau tidak Pilkada tahun 2020 mendatang untuk mencalonkan diri menjadi walikota Depok tergantung diri saya, keluarga, masyarakat dan izin Allah SWT,” kata Sekda Depok Hardiono, Kamis (10/10/2019).

Untuk sekarang tugas dan fungsi sebagai orang nomor tiga atau Sekda Kota Depok tetap dijalankan sebagaimana mestinya tanpa keluar dari aturan perundang undangan yang berlaku.

“Jelas tugas Sekda sekarang tetap nomor satu. Pada saatnya nanti pas pendaftaran saya tentu akan mengambil langkah untuk mundur dari pegawai atau pensiun dari ASN,” ujarnya.

Menurut Hardiono, untuk sekarang ini walaupun banyak yang curiga saya bermanuver politik, dirinya  tidak ambil pusing.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dengan statemen yang tidak mendasar. Masyarakat harus melek ini adalah edukasi politik yang santun sesuai aturan,” imbuhnya yang telah mengabdi selama 35 tahun.

HOAC Bisa Muncul

Menanggapi pertemuan dengan H. Acep Al Azhari, salah satu yang digadang gadang bakal maju menjadi Wakil Walikota Depok dalam Pilkada tahun 2020 mendatang, dirinya sangat menyambut baik adanya keikutsertaan salah satu pengusaha asli Depok yang sukses.

“H. Acep sudah memiliki kemampuan dan melihat peta politik di Kota Depok terlebih pernah menjadi Ketua Tim Pemenangan pasangan Walikota Muhammad Idris dan Wakil Walikota Pradi Supriatna saat Pilkada Depok tahun 2014,” ujarnya. “Insya Allah.. Jika Allah SWT mengizinkan saya untuk maju menjadi Walikota dan H.

Acep sebagai Wakil Walikota dalam Pilkada tahun 2020 mendatang bisa muncul HOAC atau Hardiono – Acep,” katanya apalagi memiliki visi yang sama yaitu melayani dan memajukan untuk pembangunan Depok dimasa mendatang.

Sedangkan H. Acep Al Azhari, mengaku pertemuan dengan Sekda Kota Depok Hardiono merupakan bentuk silahturahmi antar warga Depok yang menginginkan Kota Depok untuk lebih maju serta berkembang lagi.

“Tidak ada yang pembicaraan masalah Pilkada Depok tahun 2020 tapi jelas kami sama sama mendukung jika memang ingin maju dalam Pilkada mendatang,” katanya yang menambahkan jika Pak hardiono inghin maju menjadi Walikota Depok tentunya sah sah saja dan cukup pantas dengan ilmu kepemerintahan selama 35 tahun mengandi sebagai ASN. (anton/tri)