Sunday, 17 November 2019

Papan Reklame Tak Bertuan Kembali Dibongkar Satpol PP

Kamis, 10 Oktober 2019 — 18:34 WIB
Petugas sedang membongkar papan rekleme raksasa tak bertuan di Kemang. (wandi)

Petugas sedang membongkar papan rekleme raksasa tak bertuan di Kemang. (wandi)

JAKARTA –  Papan reklame raksasa tak bertuan di Jalan Kemang Raya, tepatnya depan Kem Chicks,  Mampang Prapatan, Jakarta Selatan kembali dibongkar petugas Satpol PP DKI Jakarta.

Pembongkaran papan reklame siluman  ini dilakukan, karena selain tidak memiliki ijin, keberadaannya juga diatas trotoar.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin, didampingi Kasat Pol PP, Jakarta Selatan,  Ujang Hermawan  yang memimpin pembongkaran ini menyebutkan,  sebelum dibongkar pihaknya telah menempelkan segel sekaligus Surat Peringatan (SP) pada sejumlah papan reklame liar di kawasan Kemang.

Dirinya berharap, apabila peringatan tersebut diketahui, pemilik papan reklame dapat lapor diri serta membongkar konstruksi reklame secara mandiri.

“Sampai saat ini kita masih mencari siapa pemilik reklame ini, karena hingga saat ini papan rekleme tak bertuan masih ada 40 lagi. Sebelumnya memang totak keselutuhanya ada 75 reklame dan 35 sudah ditertibkan. Kita masih masih menunggu sampai akhir Oktober ini (2019), jika tidak ada yang mengakui terpaksa kami bongkar paksa” ungkap Arifin, , Kamis (10/10/2019).

bongkar1                                                                           Pembongkaran papan reklame liar.(wandi)

Menurutnya, penertiban papan reklame yang berukuran 4X6 M2 ini merupakan lanjutan dari tahapan penataan kawasan Kemang yang kini tengah dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Papan reklame tersebut, sengaja dibongkar karena pemilik tidak kunjung melapor ataupun membongkar papan reklame secara mandiri hingga batas waktu yang telah ditetapkan.

“Masing-masing papan reklame punya batas waktu berbeda kita sudah berikan peringatan dan tempel di papan reklame. Tapi kalau tidak juga dibongkar sendiri, pasti kita bongkar. Karena kita nggak mau masalah ini jadi kendala penataan kawasan Kemang,” tegasnya.

Dalam pembongkaran papan reklame yang berukuran besar ini dilakukan dengan cara di dipotong menjadi dua, yakni rangka utama dan tiang utama reklame. Selanjutnya, seluruh bagian reklame tersebut dipotong menjadi bagian kecil sebelum akhirnya dimuat dalam dua buah truk Satpol PP.

Arifin juga menambahkan, percepatan penataan kawasan Kemang bukan hanya papan rekleme yang menjadi target. Tapi juga menyasar kabel jaringan telekomunikasi semrawut yang melintang di udara. (wandi/tri)

Terbaru

Kebakaran di ruko Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat. (dwi)
Minggu, 17/11/2019 — 17:33 WIB
Ruko di Jalan Gajah Mada Kebakaran
Ilustrasi
Minggu, 17/11/2019 — 16:55 WIB
Tahun Ini, Ada 1.491 Janda-Duda di Purwakarta
Komisi III Fraksi NasDem, Taufik Basari (rizal)
Minggu, 17/11/2019 — 16:51 WIB
DPR Dukung Wacana Menko Polhukam Hidupkan KKR