Sunday, 17 November 2019

Pemkab Bekasi Tidak Serius Lebarkan Jalan Kalimalang

Kamis, 10 Oktober 2019 — 16:56 WIB
Jalan Kalimalang, Kabupaten Bekasi terbengkalai, karena Pemkab tidak serius. (saban)

Jalan Kalimalang, Kabupaten Bekasi terbengkalai, karena Pemkab tidak serius. (saban)

BEKASI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dinilai tidak serius menangani Jalan Kalimalang, mulai dari perbatasan Kota Bekasi di Bekasi Timur hingga Desa Sukadanau, Cikarang Barat.

“Sudah lima tahun jalannya nggak rampung juga,” ujar Syamsudin, Ketua RW di Desa Sukadanau, Cikarang Barat.

Menurutnya kalau saja proyek itu rampung,  kemacetan yang selama ini terjadi di jalan arteri sedikit berkurang.

Menurut Syamsudin, jalan yang menuju timur dari barat di wilayah Kabupaten Bekasi, hanya dua arteri dan satu jalan tol, “Kalau jalan tol Jakarta-Cikampek macet, maka kendaraan pun ke luar ke jalan arteri akibatnya penumpukan pun terjadi,” jelas Syamsudin.

Sebelumnya Pemkab Bekasi sudah membangun beberapa ruas jalan di sebelash utara, namun hanya sebagian saja. Saat ini karena tidak dilanjutkan  berdampak munculnya bangunan liar  permanen di sepanjang jalan tersebut.

“Lihat saja sekarang semua jalan yang sudah dibangun dijadikan tempat usaha,” lanjut Syamsudin, yang setiap hari melintas ke tempat kerjanya di kawasan Hyundai, Cikarang Selatan.

Sementara itu, Kepala seksi (Kasie) Penggadaan Tanah pada Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Bekasi, Dwi Yulita Sulistyowati mengatakan bahwa saat ini peta bidang yang terbit baru 1 desa yakni Tambun Selatan, sisanya Desa Setiadarma dan Jatimulya saat ini belum rampung.

“Saat ini baru peta bidang Desa Tambun Selatan saja yang sudah terbit, sedang kan desa lain seperti Setia Darma dan Jatimulya belum sama sekali,” bebernya.

Bidang Penggadaan Tanah DPRKPP Kabupaten Bekasi, menganggarkan pembebasan jalur Kalimalang sebesar Rp 13 miliar pada APBD 2019.

Anggaran tersebut hingga kini belum terserap lantaran peta bidang lokasi tanah yang akan dibebaskan belum keluar.

“Anggaran sebesar 13 miliar sampai saat ini belum bisa diserap lantaran masih menunggu peta bidang selesai,” katanya. (saban/tri)

Terbaru

Kebakaran di ruko Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat. (dwi)
Minggu, 17/11/2019 — 17:33 WIB
Ruko di Jalan Gajah Mada Kebakaran
Ilustrasi
Minggu, 17/11/2019 — 16:55 WIB
Tahun Ini, Ada 1.491 Janda-Duda di Purwakarta
Komisi III Fraksi NasDem, Taufik Basari (rizal)
Minggu, 17/11/2019 — 16:51 WIB
DPR Dukung Wacana Menko Polhukam Hidupkan KKR