Tuesday, 15 October 2019

Anies Ingin Jadikan Kampung Akuarium Cagar Budaya, DPRD Menolak

Jumat, 11 Oktober 2019 — 6:13 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (yendhi)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (yendhi)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan Kampung Akuarium dijadikan sebagai cagar budaya untuk destinasi wisata selain untuk pemukiman warga.

“Bangunan Cagar Budaya Benteng yang berada di Kampung Akuarium, akan dijadikan sebagai tempat wisata sejarah,” kata Anies, Kamis (10/10/2019).

Khusus untuk warga, akan dibangun rumah berlapis untuk menampung sekitar 142 keluarga. Kampung ini pada 2016 sempat digusur Pemprov DKI Jakarta.

“Ketentuan mengenai cagar budaya kita akan ikuti. Jadi dalam perencanaannya pun kita mendegarkan warga mendegar kan pakar cagar budaya sehingga nanti tempat ini benar-benar jadi semacam kawasan wisata sejarah,” kata Anies.

Anies menambahkan, tak hanya Cagar Budaya Benteng, Cagar Budaya seperti Masjid Luar Batang dan Pelabuhan Sunda Kepala juga menjadi perhatian khusus Pemprov DKI Jakarta.

Fraksi PDIP Menolak

Terhadap rencana tersebut, Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta akan menolak anggaran rencana pembangunan kembali Kampung Akuarium. Penolakan itu akan disampaikan saat Rapat Badan Anggaran (Banggar) APBD 2020.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono. mengatakan rencana lantaran tak sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2030.

“Pasti tidak akan menyetujui. Kita harus taat pada RT/RW. Karena itu sudah kita patuhi, sehingga semua jadi enak,” kata Gembong.

Sedangkan Syarif, anggota Fraksi Gerindra, mengatakan pihaknya akan melakukan pendekatan melalui lobi. “Ini untuk rakyat kecil koran gusuran, saya kita patut mwndukung. Toh ini masyarakat juga,”katanya.

Syarif yakin, proggram tersebut akan berlanjut, sebab, rencana ini sudah disetujui sebelumnya.(john/yp)