Sunday, 17 November 2019

Tanpa P3RS, Rusun di Jakarta Utara Segera Didata

Selasa, 15 Oktober 2019 — 3:40 WIB
rumah susun (Rusun) Marunda, Cilincing. (dok)

rumah susun (Rusun) Marunda, Cilincing. (dok)

JAKARTA – Maraknya penyalahgunaan apartemen dan rumah susun (Rusun) DKI, tidak terkecuali di Jakarta Utara, dikarenakan masih adanya hunian vertikal tersebut belum membentuk Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Rumah Susun (P3RS).

Karenanya, Pemkot Jakarta Utara pun akan melakukan inventarisir apartemen dan Rusun milik. Upaya tersebut, juga sebagaimana Pergub 132 tahun 2018 tentang pembinaan pengelolaan rumah susun bahwa setiap apartemen dan rumah susun milik harus membentuk P3RS.

“Dengan begitu, pengelolaan dan pengawasan oleh warga akan maksimal,” jelas Walikota Jakarta Utara, Sigit Widjatmoko, Senin (14/10).

Dikatakan Sigit, adanya pengungkapan penyalahgunaan apartemen di Jakarta Utara sebagai tempat perjudian menjadi pembelajaran pengawasan tidak maksimal lantaran belum terbentuk P3RS.

Ke depan, Sigit mengaku akan menginventarisir seluruh apartemen dan rumah susun milik yang belum membentuk P3RS. Dengan begitu, proses keseharian di rumah susun milik atau apartemen bisa dikordinasikan dengan pemerintah setempat dan aparat keamanan.

“Kita punya berbagai kanal yang memberikan peran pada masyarakat untuk melaporkan apa yang menjadi keluhan dan kejadian tidak sesuai kepada kita,” tandasnya. (deny/yp)

Terbaru

Benny K Harman. (rizal)
Minggu, 17/11/2019 — 23:58 WIB
Demokrat Tolak Amandemen UUD 1945
Lutfi JW. (mia)
Minggu, 17/11/2019 — 22:00 WIB
Bersama Roy Kiyoshi
Ruben Onsu Disarankan Undang Penuduh Pesugihan Makan Siang Bersama