Tuesday, 19 November 2019

Pasca Kecelakaan Mahasiswa UIN

Wakil Wali Kota Tangsel: Pemberlakuan Jam Operasional Truk Tanah akan Dikaji Ulang

Selasa, 15 Oktober 2019 — 12:32 WIB
Wakil wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (anton)

Wakil wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (anton)

TANGSEL  – Kasus tewasnya mahasiswi Universitas Islam Nasional (UIN) Ciputat, Jakarta,  akibat diseruduk truk pengangkut tanah,  membuat jajaran Pemkot Kota Tangerang Selatan (Tangsel) geram.

Pemkot Tangsel juga akan  mengkaji ulang peraturan Wali Kota (Perwal) No. 3 tahun 2012 tentang pengaturan waktu operasional kendaraan angkutan barang diperluas atau ditambah.

“Kami jelas kecewa dan marah masih adanya truk tanah ukuran besar yang berseliweran melintas saat jam sibuk kerja di jalan utama wilayah Kota Tangsel. Kami  akan mengkaji ulang perluasan larangan truk tanah bermuatan besar melintas saat jam sibuk kerja di beberapa jalan utama lain,” kata Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Selasa (15/10/2019).

Nantinya larangan truk bermuatan besar melintas  di beberapa jalan utama di Kota tangsel bukan hanya di kawasan Graha, Jl. Raya Kepulauan Seribu atau Jl. Raya Serpong, Bumi Serpong Damai (BSD) sesuai Perwal No.3 tahun 2012 saja.

“Perwal yang dibuat tahun 2012 hanya mengatur koridor Serpong, memang dibatasi, beroperasi pukul 21.00 sampai 05.00 pagi. Kalau di graha di luar koridor itu,” katanya.

Sopir Sudah Ditahan

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin, mengatakan kasus kecelakaan truk tanah Senin (14/10) yang melindas seorang pengendara sepeda motor jenis Scoopy warna merah B 6274 VNM ternyata seorang mahasiswi bernama Niswatul Umma, warga Kampung Duren Sawit RT 002/04, Kel. Tajur, Kec. Ciledug, Kota Tangerang.

Awalnya memang tidak diketahui identitasnya dan saat melintas di Jl. Raya Mahagoni, Graha Bintaro, Kel. Perigi Baru, Pondok Aren korban yang mengendarai sepeda motor ditubruk dari belakang hingga terjatuh dan tubuhnya sempat terseret sekitar 50 meter. Korban ternyata Niswatul Umma, mahasiswi jurusan Hukum Ekonomi Syariah, UIN Ciputat, Jakarta.

“Madrais (39) pengemudi truk tanah B 9569 CQA yang sempat melarikan diri karena takut diamuk warga, berhasil diamankan jajaran Polres Tangsel  empat jam kemudian dan kini sudah ditahan serta dimintai keterangan lebih lanjut akibat kecelakaan tersebut,” ujarnya. (anton/tri)