Tuesday, 19 November 2019

Tiga Kali Ikut Arisan Sepeda Motor, Karyawan Pabrik Ini Tiga Kali Pula Dapat

Rabu, 16 Oktober 2019 — 8:21 WIB
Karyawan pabrik saat menerima secara simbolis kunci motor yang didapat. (saban)

Karyawan pabrik saat menerima secara simbolis kunci motor yang didapat. (saban)

BEKASI  –  Tiga kali menjadi peserta arisan  sepeda motor Zaman Now, karyawan pabrik di Tambun Selatan, mendapat  sepeda motor tiga kali juga.

“Untuk yang ketiga ini, kalau bisa, sepeda motornya diganti uang saja,” kata Yohanes Triwidada, 35,  peserta arisan dasyat yang nomor arisannya keluar. Acara pengocokan arisan itu sendiri berlangsung di sebuah radio swasta di Bekasi Selatan, Selasa (15/10/2019) petang.

Yohasen Triwidada, warga Perumahan Villa Mas Indah RT 004/016 Kelurahan Perwira, Bekasi Utara ini mengaku, sudah tiga kali  mengikuti arisan sepeda motor yang diselenggarakan  Koperasi Simpang Pinjam Anugerah Mitra Abadi (KSPAMA), “Eh ternyata tiga kali ikut, tiga kali juga dapat sebelum masanya, saya beruntung,” kata ayah satu anak ini.

Yohanse, mengaku sepeda motor di rumahnya sudah dua unit, satu untuk kerja istri dan satu lagi untuk dirinya, “Jadi sepeda motornya akan dilelang saja,” ujar Yohanes, sambil mengatakan dirinya hanya setor sekali sebesar Rp 350 ribu, langsung mendapat sepeda motor dan tidak perlu membayar lagi.

Solekhan, Kepala Cabang KSPAMA Bekasi mengatakan, menuturkan, pihaknya memang sengaja mengadakan kegiatan itu untuk  memberi kesempatan kepada masyarakat yang menginginkan sepeda motor tetapi tidak  terlalu mendesak dan tidak mau dibebani bunga serta persyaratan yang rumit.

“Jadi intinya kami menawarkan sepeda motor untuk mereka yang tidak punya uang dan tidak dibebani bunga serta persyaratan murah. Kalau beruntung, sekali bayar langsung dapat terus tidak ngangsur lagi,” tegasnya.

Arisan sepeda motor Dasyat periode ke 15 kali ini diikuti 500 perserta dan untuk periode sebelumnya sudah selesai semua, “Sudah 12 kali arisan ini berjalan , kalau ada yang merasa dirugikan, mungkin tidak buka lagi,” ujar Solekhan, sambil mengatakan  pesertanya tersebar di beberapa daerah.

Secara rinci, Solekhan menyebutkan, dana arisan yang terkumpul setiap bulannya dibelikan satu sepeda motor.  “Kalau sekali arisan yang terkumpul ada Rp 90 juta, maka dikurangi pembelian satu unit sepeda motor, sisanya diputar dan dipinjamkan kepada anggota,” tandasnya, sambil mengatakan dari hasil usaha itulah, peserta arisan pasti dapat semua.

Karena membludaknya minat masyarakat, peserta arisan  dibatasi hanya kurang lebih 500 orang dan berakhir selama 48 bulan, dengan ketentuan setiap  bulan peserta wajib membayar arisan Rp 350 ribu.

“Saat namanya ke luar, maka peserta tidak memiliki kewajiban lagi membayar arisan,” ujar Solekhan, sambil mengatakan jika sampai urutan ke 48 tidak juga ke luar namanya, maka di urutan ke 49 dan seterusnya peserta mendapat sepeda motor. (Saban/win)