Friday, 15 November 2019

Baru 73,16 Persen KIA Tercetak di Jakut, Sudin Dukcapil Bakal Lanjutkan Layanan Biduk

Kamis, 17 Oktober 2019 — 19:14 WIB
Camat Koja, Ade Himawan, disaksikan Sudin Dukcapil Jakut, Erik P Sinurat menyerahkan akta kelahiran pada layanan Biduk. (deny)

Camat Koja, Ade Himawan, disaksikan Sudin Dukcapil Jakut, Erik P Sinurat menyerahkan akta kelahiran pada layanan Biduk. (deny)

JAKARTA – Pencapaian kepemilikan dokumen kependudukan melalui Layanan Bina Kependudukan (Biduk) pada 2019, yang digelar Sudin Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Utara, cukup tinggi. Karenanya, layanan ‘jemput bola’ tersebut pun akan dilanjutkan pada 2020.

“Ya sudah tentu kami akan teruskan kegiatan Biduk ini di tahun-tahun selanjutnya,” ujar Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Utara, Erik Polim Sinurat, Kamis (17/10/2019). Untuk layanan Biduk pada 2019 ini, pihaknya telah menyelenggarakan sebanyak 12 kali di 6 kecamatan yang ada di Jakarta Utara.

Menurutnya, melalui Layanan Biduk tersebut cakupan berbagai kepemilikan dokumen kependudukan warga Jakarta Utara rata-rata telah melebihi 60 persen. “Kami berharap tahun 2019 ini, seluruh warga Jakarta Utara telah memiliki dokumen kependudukan,” jelas Erik.

dukcapil layanan biduk-deny

Berdasarkan data yang dimiliki Sudin Dukcapil Jakarta Utara, seperti cakupan Kartu Identitas Anak (KIA) saat ini telah mencapai 73,16 % dari jumlah anak 516.558. Dan kepemilikan Akta Kelahiran Anak, mencapai 88,93 % dari jumlah anak 516.558.

Camat Koja, Ade Himawan, berterima kasih kepada Sudin Dukcapil yang telah menggelar Layanan Biduk di wilayahnya, tepatnya di RW03, Kelurahan Tugu Selatan, pada Rabu (16/10/2019). Dikarenakan, melalui adanya layanan tersebut dapat mendidik warganya untuk tertib administrasi kependudukan.

“Dengan begitu, RT juga memiliki data yang real. Sehingga dapat mengetahui bila terjadi adanya pelanggaran penyakit masyarakat, seperti ‘kumpul kebo’, perjudian, bahkan orang asing yang disinyalir sebagai teroris,” jelas mantan Sekertaris Kecamatan Cilincing ini. (deny/ys)