Sunday, 17 November 2019

Datangkan Kapal Pesiar Explorer Dream, Gubernur Bali Apresiasi Pelabuhan Benoa

Kamis, 17 Oktober 2019 — 23:16 WIB
Kapal Pesiar Explorer Dream di Pelabuhan Benoa Bali. (ist)

Kapal Pesiar Explorer Dream di Pelabuhan Benoa Bali. (ist)

JAKARTA – Untuk pertama kalinya Pelabuhan Benoa Bali disinggahi kapal pesiar raksasa dengan panjang 268 meter dan bobot GT 75,338 serta membawa 1.856 penumpang turis asing pasca dilakukan revitalisasi alur kolam.

Kedatangan Kapal pesiar MV Explorer Dream dengan rute Singapura – Jakarta – Benoa – Darwin di pulau Bali pada Kamis (17/10/2019) ini mendapat apresiasi dari Gubernur Bali Wayan Koster.

“Dengan sandarnya kapal pesiar sebesar ini di pelabuhan Benoa, saya yakin dapat meningkatkan citra pariwisata bali untuk lebih banyak menarik turis mancanegara datang ke Bali,” tutur Koster saat menyambut kedatangan kapal Explorer Dream.

Dengan begitu, lanjut Koster, dampak ekonominya akan dirasakan seluruh elemen di Bali dan meningkatkan PAD. “Nanti setiap ada kapal pesiar asing yang datang lagi, akan kita bantu menyusun rangkaian tujuan wisatanya agar jadi lebih terarah dan para wisatawan dapat menikmati wisata di Bali,” sambung Koster di sela-sela acara.

Gubernur Bali -(ist)

Dirut Pelindo III Doso agung, mengatakan setelah selesai merevitalisasi alur dan kolam Pelabuhan Benoa. Kapal Explorer Dream yang memiliki Length Overall (LOA) / panjang lebih dari 300 meter ini yang sebelumnya tidak bisa sandar dan hanya lego jangkar di luar pelabuhan, mulai Kamis dapat sandar di demaga Pelabuhan Benoa dengan aman.

“Sebelumnya hanya ada dua kapal pesiar yang bisa sandar di Pelabuhan Benoa hanya Kapal Cruise MV. Insignia dengan bobot GT 30,277 dan MV. Azamara Quest dengan bobot yang sama terakhir pada bulan Maret lalu,” papar Doso.

Pada penyambutan kapal tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster dan Direktur Teknik Pelindo III Joko Noerhudha menyempatkan naik berkeliling di atas kapal yang megah tersebut guna melihat fasilitas kapal pesiar Explorer Dream didampingi CEO Pelindo III Regional BBN Wayan Eka Saputra, KSOP Pelabuhan Benoa serta pejabat tinggi dari Provinsi Bali. (dwi/yp)

Terbaru

Benny K Harman. (rizal)
Minggu, 17/11/2019 — 23:58 WIB
Demokrat Tolak Amandemen UUD 1945