Friday, 22 November 2019

Jumbara 2019 Jadikan Anak-anak Semakin Mandiri

Kamis, 17 Oktober 2019 — 23:59 WIB
Peserta Jumbara 2019 yang melakukan berbagai kegiatan. (ifand)

Peserta Jumbara 2019 yang melakukan berbagai kegiatan. (ifand)

JAKARTA – Keseruan para peserta Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) 2019 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, semakin terlihat. Pasalnya, sejak dibuka pada Selasa (15/10/2019) kemarin, banyak pelajaran hingga mental yang didapatkan para Palang Merah Remaja (PMR) dari lima wilayah kota dan kabupaten.

Seperti yang disampaikan Gilang Ramadhan (12), salah satu anggota PMR tingkat mula yang mengaku senang dengan kegiatan yang diikuti selama dua hari belakangan ini. Pasalnya, ia dilatih untuk lebih mandiri dalam Jumbara yang berlangsung hingga 19 Oktober mendatang.

“Senang banget, diajarkan banyak materi, karena kita jadi semakin mandiri,” katanya, Kamis (17/10/2019).

jumbara 2019-3-ifand

Dikatakan siswa kelas VI SDN 09 Tanjung Barat, Jakarta Selatan ini, selama mengikuti Jumbara 2019, ia juga tak berpikiran main seperti di rumah. Pasalnya, kegiatan yang digelar itu membuatnya lupa akan gadget yang sebelumnya tak pernah lepas dari tangannya. “Semua permainan tradisional ada di sini, yang seru kemarin main galaksin,” ujarnya.

Lain lagi dengan Farel Putra, anggota PMR tingkat Madya ini mengaku, bahwa banyak pelajaran berarti yang didapat. Yang paling diingat adalah pembelajaran mengenai hoaks dan bully. “Karena banyak efek negatif yang didapat bagi korban atas hal itu. Makanya sekarang harus pintar-pintar jaga sikap dan perilaku,” ujar siswa SMPN 222 Cipayung ini.

Menurutnya, kecintaannya dengan dunia PMR yang membuat dirinya juga semakin kerasan untuk bertahan di kegiatan tersebut. Tak hanya itu, ia juga menyebut banyak teman baru yang ia kenal sehingga bisa saling bertukar informasi. “Apalagi Jumbara ini juga banyak narasumbernya, bahkan dari Unicef juga hadir,” ungkapnya.

jumbara 2019-2-ifand

Ketua PMI DKI Jakarta, Muhammad Ali Reza menambahkan, melalui kegiatan ini ia berharap para peserta dapat mengembangkan kapasitas, keterampilan dan sikap positif sesuai dengan Tri Bakti PMR. “PMR adalah cikal bakal relawan PMI yang berkualitas yang mampu menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dan menjamin kesinambungan organisasi PMI di masa depan,” ungkapnya.

Ditambahkan Reza, kegiatan yang rutin digelar lima tahun sekali ini, juga bertujuan untuk meningkatkan karakter kepalangmerahan, serta peran anggota PMR. “Para peserta akan diajarkan bagaimana hidup sehat, mandiri, lingkungan bersih hingga mengatasi pertolongan pertama pada korban kecelakaan,” pungkasnya. (ifand/ys)