Sunday, 17 November 2019

Profesor Psikologi: Ada Acara yang Tak Sesuai Kepribadian Sulli

Kamis, 17 Oktober 2019 — 7:29 WIB
Sully mantan anggota f(x) yang ditemukan tewas di rumahnya di Korea Selatan. (insrtagram jelly_Jilli).

Sully mantan anggota f(x) yang ditemukan tewas di rumahnya di Korea Selatan. (insrtagram jelly_Jilli).

KOREA – Seorang profesor psikologi menilai komentar jahat yang dialamatkan ke Sully sangat berbahaya. Mantan anggota girlband f(x) itu ditemukan tewas di rumahnya, Senin (14/10/2019).

Koreaboo menyebutkan hal itu disampaikan profesor psikologi, Kwon Young Chan, kepada EDaily. Kwon adalah orang Korea pertama yang mendapat gelar doktor dalam psikologi selebriti.

Profesor Kwon membagikan pemikirannya tentang komentar jahat dan menjelaskan bagaimana membacanya hingga menjadi berbahaya. Bahkan untuk selebriti paling berpengalaman sekalipun.

“Mungkin saja Sulli bisa mengatasi komentar jahat karena dia memiliki pengalaman bertahun-tahun sebagai selebriti, tetapi saya selalu berpikir bahwa itu bisa berbahaya karena komentar jahat dapat membuat seseorang marah dan tenggelam dalam emosi mereka sendiri,” ujar Profesor Kwon.

Ia menyebutkan acara The Night of Hate Comments oleh JYBC niatnya memang baik. Namun hal itu tak sesuai dengan kepribadian Sulli.

“Keinginan dan niat pertunjukan itu bagus, tetapi tidak dengan kepribadian dan kecenderungan yang disampaikan Sulli. Dia telah berkali-kali mengaku di acara TV bahwa dia adalah tipe orang yang mudah stres,” katanya.

Profesor Kwon menjelaskan lebih lanjut tentang persepsinya tentang apa yang harus dilalui Sulli sebagai seseorang yang memasuki industri hiburan di usia muda, sebagai aktris cilik, dan apa yang mungkin ia cari melalui media sosial dan siaran.

Dalam kasus Sulli, menurutnya, dia bekerja sangat keras karena dia adalah seorang aktris cilik yang mungkin tidak memiliki kesempatan untuk menyembuhkan pikiran dan jiwanya.

“Dengan kata lain, dia tidak punya waktu untuk mengurus dirinya sendiri. Begitu Anda banyak berkorban sebagai seorang anak dan mencapai tingkat tertentu, Anda mulai ingin melakukan apa yang Anda inginkan. Mungkin saja pendapat dan komentar yang dibuat Sulli di media sosial dan siaran mungkin seperti yang dia inginkan dan apa yang ingin dia lakukan,” katanya.

Polisi menyita buku harian Sulli. Juga mengotopsi mayat gadis 25 tahun itu.

Polisi memastkan penyanyi bernama asli Choi Jin-ri itu tewas bunuh diri karena depresi. (yp)

Terbaru

Benny K Harman. (rizal)
Minggu, 17/11/2019 — 23:58 WIB
Demokrat Tolak Amandemen UUD 1945
Lutfi JW. (mia)
Minggu, 17/11/2019 — 22:00 WIB
Bersama Roy Kiyoshi
Ruben Onsu Disarankan Undang Penuduh Pesugihan Makan Siang Bersama