Sunday, 17 November 2019

Datang Tak Diundang, Pemuda 20 Tewas Dihantam Batu di Pesta Teman

Jumat, 18 Oktober 2019 — 7:25 WIB
ilustrasi

ilustrasi

INDIA – Pesta ulang tahun itu mendadak berubah menjadi ajang kekerasan. Buntutnya, pemuda 20 tahun meregang nyawa. Jasadnya kemudian dibuang di semak-semak.

Hindustan Times menyebutkan mayat Rahul alias Maadumal ditemukan pada Rabu (16/10/2019). Ia dituduh dalam dua kasus pembunuhan pada 2014 dan 2016. Namun dia dibebaskan. “Ia kemudian tinggal bersama keluarganya di Kiloni Krishna,” kata polisi.

Menurut polisi, insiden kekersan itu dilaporkan sekitar pukul 03:00 oleh orang yang menghadiri pesta. Didpat keterangan pemuda itu tewas setelah dihantam batu. Mayatnnya kemudian dibuang oleh sekelompok anak muda di semak sekitar 1 km dari kantor polisi.

Polisi nenyebut persaingan pribadi diduga melatarbelakangi konfrontasi yang berujung tewasnya Rahul.

Ayah Rahul, Gajraj, mengatakan pada Selasa sekitar pukul 18:30 putranya meninggalkan rumah dengan skuternya untuk menghadiri pesta ulang tahun di desa Gurgaon. “Dia tidak kembali di malam hari,” ungkapnya.

“Pagi harinya, kami mengetahui bahwa dua pria dari Dayanand Colony telah membuatnya mabuk dan kemudian membunuhnya, dengan memukul kepalanya berulang kali memakai batu,” katanya dalam pengaduannya kepada polisi. Ia menyebut dua pria itu adalah kenalan Rahul.

Seorang perwira polisi yang melakukan penyelidikan mengatakan bahwa menunjukkan Rahul tidak diundang ke pesta dan telah menghancurkannya.

“Di pesta itu, beberapa orang mabuk kemudian terjadi pertengkaran di antara dia dan dua orang kenalan yang juga hadir. Setelah pesta, dia pergi dengan dua orang yang itu menggunakan skuternya. Dalam perjalanan, argumen lain terjadi di desa dan dalam pertarungan, dia dipukuli. Kepalanya hancur dengan batu, ” kata petugas polisi itu.

Sarla, ibunda Rahul, mengungkapnya dia berbicara dengan putranya sekitar pukul 11:45. Dalam obrolan singkat itu, anaknya mengatakan akan terlambat pulang.

“Saya sudah mengenakan kemeja putih untuk pesta dan sesaat sebelum pergi. Sekitar tengah malam, saya berbicara dengannya melalui telepon dan dia meminta saya untuk mengunci pintu utama rumah dan meninggalkan kunci cadangan di luar, karena dia akan terlambat,” katanya.

Rajender, petugas di kantor polisi Sektor 5, mengatakan para tersangka belum ditangkap. “Keluarga korban telah menyebutkan dua orang dalam pengaduan. Beberapa tim telah dibentuk untuk menyelidiki motif di balik pembunuhan itu dan apakah ada orang lain yang terlibat, ” katanya. (yp)

Terbaru

Benny K Harman. (rizal)
Minggu, 17/11/2019 — 23:58 WIB
Demokrat Tolak Amandemen UUD 1945
Lutfi JW. (mia)
Minggu, 17/11/2019 — 22:00 WIB
Bersama Roy Kiyoshi
Ruben Onsu Disarankan Undang Penuduh Pesugihan Makan Siang Bersama