Sunday, 17 November 2019

Tawuran, Apa yang Kalian Cari?

Jumat, 18 Oktober 2019 — 6:14 WIB
tawuran

MATI sia sia, apa gunanya? Tapi inilah yang terjadi belakangan ini, akibat tawuran korban berjatuhan. Yang bikin prihatin adalah ketika yang jadi korban adalah anak muda penerus bangsa. Anak-anak yang baru menginjak usia SMP dan SMA, sangat belia.

Kabar dari Depok, misalnya satu pelajar SMA tewas karena tawuran. Kenapa ya, tawuran terus-terusan? Memang nggak ada yang bisa menghentikan, gitu? Kan memang anak-anak yang mungkin  juga nggak mengerti bahwa tawuran apalagi pakai kekerasan yang disertai senjata tajam, bisa mengakibatkan orang luka atau tewas sekalian? Paham nggak ya, mereka?

Kalau mau berantem, misalnya hoby gitu, bolehlah, tapi ya di arena olah raga. Karate, taekwondo, tinju, pencak silat, di situ tuh, kalian boleh tunjukan otot. Kalau menang bisa dapat penghargaan, kalau kalah pun terhormat, karena paling tidak sudah mampu tampil dengan kesatria.

Tengok mengapa sih tawuran masih terus berlanjut, dari generasi ke generasi? Antara sekolah yang satu dengan yang lain seperti sudah sepakat, bahwa mereka punya dendam turun temenurun. Warisan kok dendam yang nggak jelas.

Kalau begitu ini tugas bersama, aparat pemerintah, orang tua dan yang berkaitan dengan kelangsungan dan keamanan generasi muda supaya sadar bahwa yang dilakukan itu nggak benar. Sudahlah, nggak adalagi dendam, kan mereka juga saudara kita? Nggak ada untungnya. Rugi iya, karena tawuran akan menelan korban!

Nggak ada lagi musuhan. Boleh bersaing, tapi dalam ilmu pengetahuan, olah raga dan lain-lain. Ini bisa bermanfaat bagi masa mendatang. Olah raga, misalnya. Mampu lari cepat saja, bisa terkenal dan mendatangkan manfaat. Selain sehat jasmani, rohani, juga ketenaran. Tunjukan pada dunia, ini saya generasi Indonesia. Bisa! Gitu dong, kok tawurang yang nggak jelas? (massoes)

Terbaru

Benny K Harman. (rizal)
Minggu, 17/11/2019 — 23:58 WIB
Demokrat Tolak Amandemen UUD 1945