Tuesday, 19 November 2019

Kalah 1-3 dari China, Fakhri: Hasil Ini Bagus untuk Menentukan Pemain Inti

Minggu, 20 Oktober 2019 — 20:49 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini. (pssi.org)

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini. (pssi.org)

BALI – Timnas Indonesia U-19 dipaksa menyerah 1-3 dari Timnas China U-19 pada laga uji coba menjelang Kualifikasi Piala Asia 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (20/10/2019).

Laga ini merupakan uji coba kedua bagi kedua tim. Sebelumnya, pasukan Fakhri Husaini menang 3-1 atas pasukan muda Negeri Tirai Bambu itu di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (17/10/2019).

Fakhri menampilkan formasi yang berbeda pada laga ini. Sejumlah rotasi ia lakukan dengan mengistirahatkan penyerang Bagus Kahfi, Sutan Zico dan Fajar Fathur Rahman digantikan Khoirul Imam Zakiri, Saddam Emiruddin Gaffar, dan Mochammad Supriadi.

Selain di lini serang, Fakhri juga melakukan rotasi di posisi penjaga gawang. Kiper Ernando Ari diistirahatkan diganti M Rizky Sudirman. Fakhri mengaku sengaja melakukan perombakan besar dalam susunan pemain inti Indonesia U-19 untuk mengetahui kekuatan timnya secara keseluruhan.

“Memang saya berikan 11 pemain yang tidak bermain di laga pertama kesempatan,” katanya, dalam jumpa pers setelah laga.

Pada laga itu, Timnas Indonesia U-19 sebenarnya tampil cukup baik sejak babak awal. Namun, petaka bagi Garuda Muda langsung terjadi pada menit ke-7. Gawang M Rizky Sudirman langsung kebobolan 0-1 oleh Tao Qianglong memanfaatkan umpan dari Liu Junxian. Skor ini bertahan hingga jeda.

(BacaUji Coba Lawan China, Timnas Indonesia U-19 Menang Telak di Surabaya)

Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia tampil lebih agresif. Namun, tetap kesulitan mendobrak pertahanan lawan.

Fakhri lantas memasukkan Bagus Kahmi dan menarik keluar Supriadi pada menit ke-66. Peluang emas kemudian didapat 2 menit setelahnya melalui tendang bebas. Sayang, tembakan dari Beckham Putra menuju kiri gawang masih bisa ditepis kiper Zihau Huang.

Serangan Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-75 setelah Bagus Kahfi sukses memanfaatkan umpan Serdy Ephy Fano Boky dengan baik. Skor 1-1.

Namun empat menit berselang China U-19 kembali mencetak gol. Kali ini melalui sundulan Aisikaer Aifeierding memanfaatkan umpan sepak pojok Qianglong.

Indonesia U-19 pun kembali berupaya menyamakan kedudukan. Namun justru kembali kebobolan pada masa injury time lewat tembakan keras Qianglong Tong. Skor 1-3 untuk keunggulan Timnas China U-19 berakhir hingga laga bubar.

Meski kalah, Fakhri tak lantas kecewa. Malahan ia mengaku dapat mengukur masing-masing kemampuan pemain. “Skor 3-1 tentu bukan hasil yang kami harapkan. Namun, hasil ini bagus membuat kami mengetahui, khususnya secara personal, dalam menentukan pemain untuk kualifikasi nanti,” pungkasnya. (ys)

Susunan pemain:

Timnas Indonesia U-19: M Rizky Sudirman; Bayu M Fikri, Komang Teguh, Fadillah Nur Rahman, Yudha Febrian; Rendy Juliansyah, Braif Fatari, Andre Oktaviansyah; Khoirul Imam Zakiri, Saddam Emiruddin Gaffar, Mochammad Supriadi.

Timnas China U-19: Zihau Huang; Yue Zhu, Aisikaer Aifeierding, Abulimiti Subi, Yucheng Shi; Mohemaiti Naibijiang, Xuejian Zheng, Qianglong Tao; Tayier Xiaokaitijiang, Zenyu He.