Sunday, 17 November 2019

Relawan Jokowi: Pemerintah Harus Tetapkan 20 Oktober Hari Persaudaraan Nusantara

Minggu, 20 Oktober 2019 — 20:07 WIB
Relawan Rumah Jokowi minta pemerintah menetapkan 20 Oktober sebagai Hari Persaudaraan Nusantara.

Relawan Rumah Jokowi minta pemerintah menetapkan 20 Oktober sebagai Hari Persaudaraan Nusantara.

JAKARTA – Ratusan pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berkumpul di Taman Pandang, Monas, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019). Mereka mendeklarasikan Hari Persaudaraan Nusantara (HPN).

Inisiator HPN, Yongki Jonacta Yani berpendapat, Presiden Jokowi perlu menetapkan setiap tanggal 20 Oktober sebagai Hari Persaudaraan Nusantara.

“Jika melihat kondisi politik dan sosial bangsa ini beberapa tahun ini, rasa persaudaraan antar sesama rakyat Indonesia cukup mengkhawatirkan,” katanya.

Diungkapkan, dengan ditetapkannya HPN akan menjadi pengingat bangsa ini untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan, serta rasa persaudaraan.

Yongki menyebutkan bagaimana cukup sulitnya merajut kembali rasa persaudaraan bangsa Indonesia setelah terbelah dua pada Pilpres 2019 lalu. “Padahal, Jokowi dan Prabowo sudah bertemu dan berangkulan, juga bersepakat membangun bangsa ini bersama-sama,” tukasnya.

Namun akar rumput di bawah masih saja ada yang belum terima dengan hasil Pilpres 2019. “Padahal ini proses berdemokrasi, harus diterima dengan dewasa,” ujarnya.

Lebih mengkhawatirkan, ada pihak yang memanfaatkan ketidakrukunan sesama rakyat untuk tujuan memecah belah bangsa ini atau memasukkan ideologi radikal di masyarakat. “Dengan ditetapkannya HPN sebagai salah satu solusi menangkal hal yang tidak diinginkan terhadap bangsa ini,” ucap Yongki.

Ketua Umum Relawan Rumah Jokowi (RJ) ini memastikan,  seluruh pendukung HPN akan bertemu dengan berbagai pihak untuk meminta dukungan agar pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 20 Oktober sebagai Hari Persaudaraan Nusantara.

“Setelah pelantikan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai Presiden-Wakil Presiden RI, kami akan road show bertemu dengan banyak pihak. Kami tidak ingin, bangsa yang besar ini terpecah belah karena ulah segelintir orang,” tegasnya. (tiyo/ys)

Terbaru

Benny K Harman. (rizal)
Minggu, 17/11/2019 — 23:58 WIB
Demokrat Tolak Amandemen UUD 1945