Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami di PoskotaNews untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau di halaman situs ini > https://rattegioielli.com sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!


Wednesday, 11 December 2019

Apjati Sambut dan Apresiasi Visi Presiden Prioritaskan Pembangunan SDM

Senin, 21 Oktober 2019 — 18:41 WIB
Ketua Umum Apjati Ayub Basalamah dengan Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana saat membahas perlindungan pekerja migran.(ist)

Ketua Umum Apjati Ayub Basalamah dengan Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana saat membahas perlindungan pekerja migran.(ist)

JAKARTA – Asosiasi Perusahaan Jasa TKI (Apjati) mengapresiasi pidato pelantikan Presiden Jokowi yang menjadikan pembangunan SDM sebagai prioritas utama.

“Visi Presiden membangun SDM yang pekerja keras, dinamis. terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan pilihan tepat karena hanya dengan SDM unggul suatu bangsa bisa maju dan mampu bersaing dengan negara lain,” kata Ketua Umum Apjati Ayub Basalamah di Jakarta, Senin (21/10/2019).

Ayub menyatakan di samping sumber daya alam (SDA) yang melimpah, Indonesia juga dianugerahi SDM yang juga berlimpah. Indonesia merupakan negara yang berpenduduk keempat terbesar di dunia dengan komposisi penduduk usia produktif (muda) yang semakin dominan.

Peningkatan kualitas SDM, baik dari segi pengetahuan (terdidik) maupun keterampilan (skill) yang semakin baik akan menjadi sumber devisa yang besar bagi negara.

“SDM yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan kerja di dalam negeri. Perusahaan dalam dan luar negeri akan mendapatkan pekerja terdidik dan trampil. Tidak hanya jadi pekerja, SDM unggul juga jadi ladang subur bagi tumbuhnya usaha pemula (start up) sehingga mereka mampu mandiri, bahkan membuka peluang kerja bagi anak bangsa,” ujar Ayub.

Ketika ditanya 267 jutaan penduduk, dengan angkatan kerja yang begitu besar, apakah akan terserap semua di dalam negeri, Ayub mengatakan Infonesia sudah lama menjadi penyedia jasa kerja unggul di mancanegara.

Dia menunjuk kota-kota besar di Malaysia yang dibangun oleh tangan-tangan terampil pekerja Indonesia, begitu juga dengan di Arab Saudi. “Perusahaan-perusahaan di Korea sudah lama menggunakan pekerja Indonesia untuk menggerakkan pabrik-pabrik mereka, di Malaysia juga untuk pabrik dan perkebunannya,” ucap Ayub.
“Begitu juga di negara-negara di timur tengah yang banyak perusahaannya menggunakan jasa pekerja Indonesia.”

Di sisi lain Ayub mengingatkan bahwa pekerja sukses adalah pekerja yang urusan rumah tangganya sudah teratasi. Dia mencontohkan, seorang pekerja atau eksekutif muda tidak akan bisa konsentrasi menghadapi permasalahan kantor jika bayinya, orang tua, keluarga yang sakit tidak ada yang mengurusnya.

Oleh karena itu tidak heran jika permintaan penata laksana rumah tangga atau care giver semakin tinggi permintaannya di negara maju. “Konsep keluarga batih (keluarga inti) yang banyak terjadi di negara-negara maju menjadikan kepengurusan rumah tangga beralih dari kerabat ke profesional,” kata Ayub.

Selama ini Indonesia menikmati masuknya devisa dari pekerja di luar negeri. Persemester ini saja sekitar Rp12 triliun lebih. “Jika SDM kita dididik dan ditingkatkan keterampilannya dan pasar kerja di luar negeri dibuka lebih lebar maka angka itu akan meningkat berlipat-lipat, tidak saja mensejahterakan keluarga pekerja migran, tetapi juga sebagai sumber pendapatan bagi negara, dan yang utama memberi kerja kepada anak negeri,” ujar Ayub.

Dia mencontohkan, lulusan luar negeri dengan lulusan sekolah atau universitas dalam negeri selalu lebih unggul, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan juga kemandirian. “Begitu juga dengan pekerja di mancanegara. Mereka lebih terampil dan mandiri, serta bisa menularkan pengetahuannya untuk kemajuan bangsa,” demikian Ayub. (tri/yp)