Sunday, 17 November 2019

Soal Panti Pijat Plus-Plus, Satpol PP Siap Sidak

Senin, 21 Oktober 2019 — 8:55 WIB
Kasatpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan.  (wandi)

Kasatpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan. (wandi)

JAKARTA – Sebuah tempat hiburan di kawasan elite Pondok Indah, Jakarta Pusat, menyajikan pijat plus-plus. Bahkan, akses bisa dilakukan lewat media sosial.

Terkait adanya praktik prostitusi tersebut, Camat Kebayoran Lama, Aroman Nimbang tidak berkomentara banyak. Ia menegaskan untuk berkordinasi terlebih dahulu. “Lain kali kalau mau (memberitakan), koordinasi dulu,” ungkapnya singkat dihubungi pada Kamis (17/10/2019).

Berbeda dengan Camat Kebayoran Lama, Kasatpol PP Jakarta Selatan, Ujang Hermawan mengaku akan melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan praktik prostitusi tersebut. Inspeksi Mendadak (Sidak) katanya akan digelar bersamaan dengan Satpol PP DKI Jakarta serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta.

“Laporan ini akan kita tindak lanjuti dengan sidak, penyelidikan akan tertutup untuk kumpulkan bukti. Apabila ditemukan, Dinas Pariwisata akan terbitkan rekomtek (Rekomendasi Teknis) selanjutnya kita akan tutup,” ungkap Ujang.

Penutupan tempat hiburan katanya tidak hanya ditetapkan pada lokasi ditemukannya adanya pelanggaran, tetapi meliputi badan usaha secara keseluruhan. Hal tersebut dijelaskannya sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

“Penutupan itu satu kesatuan, jadi selama masih satu manajemen, anak perusahaan atau usaha lainnya juga akan ditutup,” tegasnya. (wandi/yp)

Terbaru

Benny K Harman. (rizal)
Minggu, 17/11/2019 — 23:58 WIB
Demokrat Tolak Amandemen UUD 1945
Lutfi JW. (mia)
Minggu, 17/11/2019 — 22:00 WIB
Bersama Roy Kiyoshi
Ruben Onsu Disarankan Undang Penuduh Pesugihan Makan Siang Bersama