Thursday, 21 November 2019

Atas Permintaan Jokowi, Tito Karnavian Resmi Diberhentikan Sebagai Kapolri

Selasa, 22 Oktober 2019 — 17:17 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (timyadi)

Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (timyadi)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberhentikan Jenderal Tito Karnavian sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Selasa (22/10/2019). Pemberhentian tersebut dilakukan melalui sidang paripurna DPR RI.

Ketua DPR RI, Puan Maharani menjelaskan, sebelumnya Presiden mengirimkan surat ke DPR untuk memberhentikan Tito Karnavian dari jabatannya sebagai Kapolri karena akan mengemban tugas baru.

“Dengan ini menyatakan Jenderal Tito Karnavian diberhentikan dari Kapolri sesuai usulan Presiden Jokowi. Selanjutnya, yang bersangkutan akan mengemban tugas negara dan jabatan lain, setuju?” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019) siang.

“Setuju,” jawab anggota DPR yang mengikuti sidang paripurna, serempak.

(BacaDatang ke Istana Berseragam Lengkap, Tito: Mungkin Mau Ditanya Masalah Keamanan)

DPR RI sebelumnya menerima surat presiden nomor R15 tanggal 2 Oktober 2019 terkait permintaan persetujuan pemberhentian Tito dari jabatan Kapolri. Sesuai undang-undang, pengangkatan dan pemberhentian jabatan Kapolri dilakukan oleh Presiden atas persetujuan DPR.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Tito akan menjabat sebagai menteri atau kepala badan setingkat kementerian di masa pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Jenderal Tito pun hadir ke Istana Negara pada Senin (21/10/2019) seiring kedatangan sejumlah tokoh yang mengaku dipanggil oleh Presiden Jokowi dan digadang-gadang masuk Kabinet Kerja Jokowi Jilid II. (*/ys)