Friday, 15 November 2019

Pelakor Berdarah Dingin Berani Melabrak Istri PIL

Selasa, 22 Oktober 2019 — 7:07 WIB
pelakor

PELAKOR alias perebut laki orang, biasanya takut pada istri selingkuhannya. Tapi Nety, 30, dari Lubuklinggau (Sumsel) ini lain. Begitu PIL-nya, Jaenuri, 40, jarang datang dan tak kasih uang, langsung melabrak ke rumahnya. Istri selingkuhan, Hamidah, 37, yang bilang suami tak ada di rumah, langsung dihajarnya tanpa ampun.

Jadi pelakor harus pandai operasi senyap, maksudnya: bergerak secara diam-diam agar bisa merebut suami orang yang menjadi targetnya. Yang diam-diam saja resikonya sangat tinggi, bisa ketahuan dan menjadi konflik, apa lagi yang terang-terangan penuh transparansi, pastilah bisa memancing konflik horizontal, salah-salah akan menjadi urusan polisi.

Tapi Ny. Nety warga Kecamatan Lubuklinggau Barat II, persetan dengan semua itu. Ketika niatannya merebut suami orang sudah mantap, kasar-halus siap menempuhnya. “Jadi urusan polisi biar saja, toh di tahanan juga dikasih makan ini,” begitu kira-kira tekad Nety.

Nety sebetulnya wanita berpenampilan cantik, kalau mau banyak lelaki yang siap jadi suaminya. Para lelaki siap memanjakan dirinya, yang penting di rumah hanyalah mamah karo mlumah. Tapi bagi Nety, wanita type begitu bukan dirinya. Dia ingin pula mendapatkan pasangan melalui sebuah perjuangan, tak peduli harus merebut suami orang!

Diam-diam dia tertarik pada Jaenuri, warga Kecamatan Lubuklinggau Utara. Padahal, lelaki ini sudah punya istri dan anak. Di matanya lelaki ini serba ganteng dan keren saja. Kumisnya tebal, badan atletis. Jika pakai baju putih dan celana hitam, wihhh……sungguh seperti calon menteri yang dipanggil Presiden Jokowi.

Waduuhh calon menteri… Kelanjutannya kisah Tante Nety yang mau pedekte ke om menteri eh..Om Jaenuri nanti sore ya. Pukul 16:16 teng! (gunarso ts)