Friday, 06 December 2019

Sejak Subuh Hingga Petang Tol Japek Arah Jakarta Macet Sepanjang 30 Km

Selasa, 22 Oktober 2019 — 16:47 WIB
Kondisi truk yang kecelakaan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. (saban)

Kondisi truk yang kecelakaan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. (saban)

BEKASI – Kemacetan panjang terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, sejak Selasa (23/10/2019) pagi hingga petang. Kendaraan dari arah Cikampek  selepas Selasa subuh mengular sepanjang 30 Km.

“Berangkat dari Garut jam 23:00 sampai Bekasi Timur pukul 10:00,” ujar Asep Kabul, warga Pengasinan, Bekasi Timur.

Selain di jalan tol, imbas kemacetan juga terjadi di jalan arteri dari Karawang hingga Bekasi.

Kemacetan itu sendiri akibat kendaraan truk flatbed bermuatan besi plat 60 Ton kecelakaan tunggal di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 14 arah Jakarta, Selasa  sekitar pukul 05.30 pagi.

Bagus Cahaya, petugas GM PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, mengatakan kecelakaan diakibatkan oleh pengemudi kendaraan yang mengantuk sehingga menabrak pembatas jalan, “Posisi kendaraan terbalik miring dan patah as roda karena kondisi truk yang ‘overload’,” kata Bagus dalam siaran persnya.

Menurutnya, setelah kejadian, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek langsung mengevakuasi kendaraan dan melakukan pengaturan lalu lintas (lalin) di sekitar lokasi kejadian. Proses evakuasi masih terus berlangsung karena dua unit crane yang dikerahkan untuk mengevakuasi truk masih belum berhasil akibat kondisi truk yang ‘overload’.

Kondisi truk yang kecelakaan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. (saban)

Selanjutnya, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek saat ini dalam persiapan untuk melakukan pemotongan pada bagian-bagian truk agar mudah dievakuasi. Saat ini terpantau kepadatan masih terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta yang disebabkan oleh proses evakuasi yang masih berlangsung.

Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan karena berdampak pada kepadatan di jalur yang terdampak kecelakaan. Diimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas, serta mengatur waktu perjalanan.

Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan baik pengusaha logistik maupun kendaraan pribadi untuk memastikan kelayakan kendaraan sebelum memulai perjalanan.

Kendaraan yang tidak layak operasi akan berakibat fatal dalam perjalanan dan merugikan pengguna jalan lainnya, seperti kasus pecah ban atau patah as roda dalam kejadian ini. Jasa Marga juga menegaskan kepada pengguna jalan untuk beristirahat jika lelah ataupun mengantuk dengan memanfaatkan rest area. (saban/ys)