Friday, 13 December 2019

Teropong Ki Jogo Warto: Sri Mulyani Dilantik Rabu-Legi, Keuangan Negeri Membaik

Rabu, 23 Oktober 2019 — 7:18 WIB
Sri Mulyani. (rihadin)

Sri Mulyani. (rihadin)

JAKARTA – Sri Mulyani Indrawati kembali dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk untuk menjadi Menteri Keuangan. Ini berarti untuk ketiga kalinya menduduki pos penting untuk denyut nadi perekonomian Indonesia.

Itu artinya Jokowi merasa cocok dengan Sri Mulyani. “Kalau Sri Mulyani, ya sudah diketahui umum, kemampuannya hebat. Tapi, Anda akan melihat sisi lain yang menarik lagi,” ujar Ki Jogo Warto, pengamat budaya Jawa, yang belakangan tertarik mengikuti dinamisnya perubahan-perubahan di negeri ini.

Menurut Ki Jogo Warto, pemerhati budaya Jawa, dengan kepemimpinan Kementerian Keuangan oleh Sri Mulyani, pengaturan keuangan negara akan berlangsung baik. Ini kalau dikaitkan dengan dimulainya kerja yang ditandai dengan pelantikan Sri Mulyani yang akan dilakukan Rabu (23/10/2019) menjadi saat yang menentukan pula.

Ki-Jogo-Warto-Sri-Mulyani

Menurutnya, hari Rabu adalah saat yang baik, meski tak sebaik hari Senin. Kalau dilihat hari pasarannya, Rabu (23/10/2019) saat pelantikan itu bertemu dengan Legi. Jadi, Rabu-Legi.

Dalam hitungan ala budaya Jawa, Rabu Legi (7 + 5 = 12). Kemudian, Sri Mulyani yang lahir pada 26 Agustus 1962, jatuh pada Minggu-Wage, (neptunya, 5 + 4 = 9).

“Bila neptu Sri Mulyani dan hari pelantikan dijumlahkan, hasilnya adalah petunjuk yang bagus bagi kondisi Indonesia,” katanya.

Jadi, 9 + 12  = 21, dalam hitungan pancasuda lantas dibagi 5, akan mendapat sisa 1 yang berarti Sri/Sandang. “Sri atau sandang, ini menandakan dengan kepemimpinan Sri Mulyani rejeki baik datang, keuangan negeri ini membaik,” ujar Ki Jogo.

Dia mengungkapkan, hal ini tentunya dalam prakteknya tidak melulu Sri Mulyani berdiri sendiri. “Ya namanya negara, semua saling mengkait, sehingga dukungan semua kementerian dan juga masyarakat Indonesia amat diperlukan,” ujarnya. (win/yp)