Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Thursday, 05 December 2019

Wamenag Harapkan Masjid Jadi Palang Pintu Masuknya Paham Radikalisme

Kamis, 31 Oktober 2019 — 13:35 WIB
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi.(ist)

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi.(ist)

JAKARTA –  Masjid diharapkan dapat menjadi palang pintu masuknya paham radikalisme, ekstrimisme, terorisme dan paham-paham keagamaan yang menyimpang lainnya.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi pada acara Lokakarya Fungsi Imam Masjid di Hotel Best Western, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu sore (30/10/2019).

Menyoroti fungsi masjid, Zainut menjelaskan  masjid selain tempat untuk beribadah kepada Allah SWT, masjid juga berfungsi sebagai  “ta’dibul ummah” yakni tempat untuk mendidik dan menyemaikan nilai-nilai keimanan, ketakwaan dan menumbuhkan nilai-nilai kasih sayang, dan untuk memperkuat tali persaudaraan, baik persaudaraan keislaman, kebangsaan dan kemanusiaan.

“Masjid juga berfungsi untuk  mepersatukan umat Islam (tauhidul ummah ). Karena masjid menjadi tempat berkumpul manusia dari berbagai latar belakang. Baik itu etnis, budaya, suku, paham keagamaan bahkan aliran politiknya.

“Sehingga pengurus masjid harus dapat merangkul semua pihak agar tidak terjadi gesekan dan konflik diantara jamaahnya. Untuk hal tersebut penanaman nilai-nilai Islam wasathiyah (Islam moderat) sangat dianjurkan yakni nilai-nilai Islam yang santun, ramah, toleran (tasamuh), seimbang (tawazun), adil dan berkeadilan, ” ucap Zainut.

Dia mengatakan perbedaan paham keagamaan harus disikapi dengan dewasa dan penuh toleransi sepanjang perbedaan tersebut masih dalam wilayah khilafiyah (majalul ikhtilaf ) bukan masuk dalam katagori pokok keagamaan (ushuluddin).

“Fungsi masjid yang lain adalah pemberdayaan umat ( taqwiyatul umat). Pada zaman generasi sahabat dan tabi’in, masjid juga berfungsi sebagai baitul mal,” tandasnya.

Zainut menambahkan melalui potensi zakat, wakaf, infak dan sadaqah seharusnya dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat. Untuk hal tersebut pengurus masjid perlu dibekali kemampuan kewirausahaan (Entrepreneurship) agar dapat memanfaatkan dana filantropi umat Islam seperti zakat, wakaf, infaq dan shadaqah untuk kemaslahatan yang seluas-luasnya.(johara/tri)