Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Friday, 01 November 2019

Pemprov Banten Kembangkan Ratusan Hektare Tanaman Kopi

Jumat, 1 November 2019 — 8:33 WIB
Gubernur Banten, Wahidin Halim pamer kopi jenis robusta dan arabika asal petani Banten.

Gubernur Banten, Wahidin Halim pamer kopi jenis robusta dan arabika asal petani Banten.

SERANG – Dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat, Gubernur Banten, Wahidin Halim sedang mengembangkan komoditas pertanian unggulan pertanian di Provinsi Banten, yaitu komoditas kopi, jengkol dan petai.

Untuk merealisasikan upaya Gubernur tersebut, Pemprov Banten melalui Dinas Pertanian akan mengembangkan komoditas kopi Banten di tiga kabupaten di Banten. Pengembangan ratusan haktare tanaman kopi tersebut akan dibagi menjadi tiga tahap.

Adapun daerah yang menjadi sasaran pengembangan komoditas kopi adalah Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Kabupaten Serang.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauhid mengatakan, pengembangan komoditas kopi akan dimulai tahun 2020, baik melalui program perluasan maupun rehabilitasi.

“Potensi pengembangan komoditas kopi di Banten cukup besar dan berkualitas. Oleh karena itu, kami akan memulai pengembangan komditas kopi dengan rehabilitasi dan perluasan,” katanya kepada wartawan, Kamis (31/10/2019).

Lokasi yang akan dikembangkan menjadi perkebunaan kopi pada 2020, kata Agus, yaitu di Desa Kaduengang Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang dengan luas lahan 100 hektar yang siap ditanami kopi. Adapun, pola tanam dilakukan secara tumpang sari diantara tegakan tanaman, yakni cengkeh, petai, jengkol, albasia, dan kayu lainnya.

Sementara itu, rencana pengembangan kopi Banten tahun 2021 melalui program peningkatan produksi dan produktivitas tanaman perkebunan berkelanjutan sudah dirancang dalam renstra Dinas Pertanian Provinsi Banten. Luas lahan yang dibutuhkan untuk pengembangan kopi tersebut  seluas 210 ha.

Luas lahan tersebut tersebar di Kabupaten Pandeglang, Serang dan Lebak. Sedangkan pengembangan kopi pada tahun ke-3, akan dialokasikan di Desa Cimangray Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak seluas 300 ha.

Agus juga memerinci kecamatan yang akan menjadi pusat pengembangan komoditas kopi, yaitu Saketi, Kadu Engang (Pandeglang), Cinangka (Kabupaten Serang), Sobang, Muncang, Cihara, dan Gunung Kencana di Kabupaten Lebak.

Masih terkait dengan potensi kopi di Banten, Agus mengatakan, Provinsi Banten tak hanya memiliki budaya unik yang terkenal, seperti debus dan pariwisatanya, tetapi juga memiliki potensi kopi jenis robusta dan arabika yang tak kalah hebatnya dengan daerah lain di Indonesia.

Pada Oktober 2019, kopi asal Tanah Jawara tersebut dipamerkan dalam rangkain acara HUT ke-19 Provinsi Banten di halaman masjid Al Bantani KP3B Serang.

Sejumlah komunitas barista hadir dan digelar berbagai kegiatan, mulai diskusi tentang kopi, melukis dengan bahan baku kopi, hingga memanjakan pengunjung dengan menggratiskan sekitar 4.000 cup kopi.

“Berdasarkan data statistik perkebunan, Provinsi Banten memiliki luas tanaman kopi hampir 6.400 hektare tersebar di sejumlah daerah, seperti Pandeglang, Lebak, dan Serang. Namun, tingkat produksinya per tahun masih rendah, yakni 2.428 hektare,” katanya. (haryono/win)