Tuesday, 19 November 2019

Dituduh Mesum dengan Suami, Ibu Kandung Ditusuk Gunting

Senin, 4 November 2019 — 7:07 WIB
NID-04-11

TEGA banget Miasih, 30, pada ibu kandung sendiri. Hanya karena menuduh sang ibu, Ny. Lastri, 52, mesum dengan bekas suaminya, tega menusuk dengan gunting. Bahkan suami Lastri juga tega menempeleng pula. Kini bapak dan anak durhaka itu ditangkap dan ditahan  polisi Polres Lamongan (Jatim).

Dunia semakin tua, kabar tentang mertua selingkuh dengan menantunya, mulai sering terjadi. Jika begini halnya, sebenarnya siapa yang celamitan? Anak menantu, atau mertuanya? Atau dua-duanya? Sebab jika salah satu berpikiran waras, pasti takkan terjadi.

Di Lamongan, ada isu Ny. Lastri ada main dengan menantunya, Parnoto, 33. Isu itu tak pernah bisa dibuktikan kebenarannya, sebab belum ada fakta hukum Parnoto benar-benar kelonan dengan ibu mertua. Gara-gara kabar tak sedap ini, Ny. Lastri benar-benar terpojok. Dia dimusuhi oleh suami dan anaknya sekalian.

Bukan itu saja. Gara-gara isu tersebut Miasih menggugat cerai suami ke Pengadilan Agama. Padahal jika alasan cerai karena perselingkuhan, biasanya dikabulkan tanpa bertele-tele. Gara-gara isu tersebut, kini Parnoto terusir dari rumah mertua, dan Miasih menjadi dendam pula pada sang ibu.

Misalkan benar isu itu, pantaskah si anak menganiaya ibu kandungnya? Mestinya ingat waktu kecil dulu. Siapa yang memberi air susu setiap hari, siapa yang ndulang (menyuapi) makan setiap hari. Padahal jika ibu tahu si anak nantinya akan berbuat durhaka, bisa saja malah dipejet (dipencet) sekalian biar mampus.

Ny. Lastri yang seorang PNS, diisyukan ada main dengan anak menantunya. Tapi berita itu hanya sebatas kabar burung, tak pernah ada yang menyaksikan Lastri main kuda-kudaan dengan menantunya, si Parnoto. Tapi karena emosi, Miasih pun menggugat cerai suami dan berhsasil.

Sekarang Ny. Lastri yang dianggap sebagai sumber bencana, selalu diomeli oleh suami dan anaknya. Seperti yang terjadi beberapa hari lalu, Miasih dan ayahnya tega menganiaya Lastri. Bahkan saking jengkelnya, Miasih tega menusuk punggung ibunya pakai gunting. Untung saja tidak menimbulkan luka dalam, jangan-jangan korban punya ajian Lembu Sekilan.

Tak hanya dianiaya, tapi Lastri juga diusir dari rumahnya. Tentu saja dia menolak pergi karena rumah itu hasil jerih payahnya sebagai PNS. Setelah gagal mengusir ibu kandungnya, Miasih dan sang ayah dilaporkan ke polisi Polres Lamongan. Tak lama kemudian mereka pun ditangkap.

Miasih bisa kualat, kepalanya di bawah tuh. (gunarso ts)