Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Wednesday, 06 November 2019

Hendak ke Masjid Main Hujan-hujanan, Bocah Hanyut dan Belum Ditemukan

Selasa, 5 November 2019 — 23:05 WIB
Proses pencarian bocah yang hanyut di kawasan Kanal Banjir Timur. (Ifand)

Proses pencarian bocah yang hanyut di kawasan Kanal Banjir Timur. (Ifand)

JAKARTA – Main hujan-hujanan yang dilakukan bocah laki-laki, di Jalan Masjid Al-Ikhwan, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, berakhir bencana. Bocah berusia 10 tahun ini hanyut di aliran kali Cipinang dan hingga kini belum ditemukan.

Anak itu bernama Ahdan Chaerul Azam. Hingga kini anak tersebut masih dalam pencarian petugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur. Sudah hampir tiga jam proses pencarian, tubuh anak itu belum juga ditemukan.

Suwandi (56), warga sekitar mengatakan, hanyutnya Azam terjadi saat ia bersama kedua rekannya bermain air saat hujan turun Selasa (5/11/2019) malam.

Saat asyik bermain, korban terjatuh ke saluran air dan terseret derasnya arus saat hujan turun. “Katanya mereka mau berangkat ke Masjid, tapi dekat Masjid mereka main-main,” katanya, Selasa (5/11).

Dikatakan Suwandi, saat tengah main, kemungkinan besar Azam terpeleset. Akibatnya, tubuh bocah ini nyebut ke saluran air dan terhanyut hingga ke aliran kali Cipinang. “Dua temannya teriak-teriak minta tolong setelah tak bisa menyelamatkan korban,” sambungnya.

Menurut Suwandi, saat kejadian saluran air dengan kedalaman sekitar satu meter dan lebar dua meter juga sedang meluap. Akibatnya, batas antara jalan tak terlihat sehingga membuat tubuhnya mudah terbawa arus.

“Sudah coba dicari sama PPSU sampai masuk saluran, tapi tetap enggak ketemu, hingga akhirnya di laporkan ke pemadam,” ujarnya.

Terkait hal itu, Kasi Ops Sudin PKP Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, pihaknya menerima laporan sekira pukul 19.45 akan adanya bocah hanyut. Dari hasil kordinasi dengan pencarian awal, pihaknya pun memperluas pencarian hingga ke Kanal Banjir Timur (KBT) tempat saluran air bermuara.

“Anggota tadi juga ikut mencari di lokasi, tapi karena enggak ketemu lokasi kita pindah ke KBT ini. Karena korban diperkirakan terseret sampai ke sini,” tutur Gatot.

Hingga saat ini, proses pencarian bocah malang ini pun masih dilakukaj petugas PKP. Tak hanya itu, warga sekitar pun juga ikut membantu dengan menyisir sepanjang aliran sungai dan KBT. “Mudah-mudahan dapat segera ditemukan dan berharap masih dalam kondisi sehat walafiat,” pungkasnya. (Ifand/win)