Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau ini sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!

Wednesday, 06 November 2019

Silaturahim dengan Komisi VIII, Mensos Ingin Perkuat Sinergi dengan Parlemen

Selasa, 5 November 2019 — 18:59 WIB
Menteri Sosial Juliari P. Batubara bersama Ketua Komisi VIII Yandri Susanto saat silaturahmi dengan Komisi VII DPR RI. (ist)

Menteri Sosial Juliari P. Batubara bersama Ketua Komisi VIII Yandri Susanto saat silaturahmi dengan Komisi VII DPR RI. (ist)

JAKARTA –  Menteri Sosial Juliari P. Batubara menggelar pertemuan dengan anggota Komisi VIII DPR RI. Kepada para wakil rakyat, Mensos berarap dapat melanjutkan kemitraan yang selama ini sudah berjalan antara kedua pihak.

“Mari kita lanjutkan hubungan yang konstruktif, saling memperkuat baik dalam posisi sebagai eksekutif maupun legislatif. Bila hubungan kerja kita baik maka diharapkan akan membuahkan hasil yang baik pula, khususnya bagi masyarakat,” kata Mensos, di hadapan para anggota Komisi VIII, di Jakarta, Senin (04/11/2019).

Dalam kesempatan ini, hadir mendampingi Mensos antara lain Sekretaris Jenderal Hartono Laras, Dirjen Pemberdayaan Sosial Pepen Nazaruddin, Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Andi ZA Dulung, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat, dan Inspektur Jenderal Dadang Iskandar.

Hadir pula Staf Ahli Menteri Bidang Aksesibilitas Sosial Sonny W. Manalu, dan sejumlah pejabat Eselon II Kemensos.D

Sementara dari Komisi VIII hadir jajaran pimpinan yakni Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, para Wakil Ketua Komisi Ihsan Yunus, Tb. Ace Hasan Syadzily, Moekhlas Sidik, dan Marwan Dasopang. Serta sebanyak sekitar 34 anggota Komisi VIII.

Mensos juga berharap Komisi VIII dapat menyamakan pandangannya tentang arah kebijakan pembangunan kesejahteraan sosial ke depan. Sebagaimana sering disampaikan, Mensos kembali menekankan bahwa ia tidak ingin Kemensos identik dengan bagi-bagi bantuan.

“Sering saya sampaikan bahwa saya datang tidak untuk sekedar bagi-bagi bansos. Ke depan saya harapkan program Bansos anggarannya semakin sedikit. Maksudnya, bila bansos makin sedikit, artinya dampak bansos efektif terhadap peningkatan kesejahteraan KPM. Jadi semakin banyak penerima bantuan yang ‘naik kelas’,” kata Mensos.

Mensos juga menjelaskan, bahwa yang ia maksud anggaran bansos diperkecil bukan berarti anggaran keseluruhan untuk Kemensos dikurangi.

“Anggarannya tetap sama, namun kita alihkan ke pos-pos pemberdayaan sosial. Kan tidak mungkin kita terus-terusan memberikan anggaran lalu jumlah orang miskin tidak turun-turun. Ya arus bisa turun,” kata Mensos.

Tugas menurunkan angka kemiskinan, kata Mensos, tidak semata-mata menjadi tugas Kementerian Sosial. Perlu sinergi lebih luas dengan semua stakeholder, termasuk kerja sama antara pemerintah dan DPR. “Oleh karena itu, ke depan kita perlu memperkuat sinergi untuk memastikan dampaknya positif untuk rakyat,” kata Mensos.

Mensos mengajak DPR menyingkirkan perbedaan, dan menyatukan persamaan-persamaan. “Dengan cara itu, kita akan lebih baik dalam membangun bangsa. Kami juga mengharapkan dukungan dan masukan dari Komisi VIII,” katanya.

Ajakan Mensos untuk bekerja sama, disambut baik Ketua Komisi VIII Yandri Susanto. Ia sepakat, kerja besar untuk rakyat, membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk Kemensos dengan Komisi VIII. “Jadi kerja besar Pak Mensos untuk kaum dhuafa ini harus didukung. Kami siap mendukung program kerja Pak Mensos. Silakan disampaikan apa kerja besar Pak Menteri kepada kami,” kata Yandri.(tri)