Saturday, 16 November 2019

Keluarga Penyelam yang Hilang Tambah Uang Sayembara Jadi Rp1,5 Miliar

Kamis, 7 November 2019 — 10:32 WIB
Petugas SAR Ditpolairud Polda Banten saat membantu melakukan pencarian 3 penyelam yang hilang di perairan Pulau Sanghiyang. (ist)

Petugas SAR Ditpolairud Polda Banten saat membantu melakukan pencarian 3 penyelam yang hilang di perairan Pulau Sanghiyang. (ist)

SERANG – Hingga hari ke 5, pencarian tiga penyelam warga Tiongkok yang hilang di perairan kepulauan Sanghiyang belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan dari Intai Amfibi (Taifib) Marinir TNI AL, dan Basarnas sebanyak 10 personel, menyelam hingga ke Palung Laut di dekat perairan Pulau Sanghiyang.

“Sekitar 300 meter dari perairan Pulau Sangiang terdapat palung, tadi tim penyelam sudah sampai sana juga. Ada kemungkinan penyelam yang hilang berada disana,” kata Humas Basarnas Banten, Galih kepada wartawan.

Dikatakan Galih, para penyelam menggunakan dua tabung oksigen, untuk keselamatan mereka berada dibawah air selama pencarian tiga penyelam yang hilang di perairan Pulau Sangiang.

Double tabung (oksigen) itu demi keselamatan dan kenyamanan penyelam di bawah air. Paling nggak mereka sekitar satu jam berada di bawah air,” terangnya.

(BACAPenyelam Hilang di Serang, Keluarga Korban Janjikan Rp750 Juta)

Sementara untuk membantu pencarian melalui udara, Direktorat Polaorid Polda Banten mendapat bantuan satu helikopter bolcow dari Baharkam Polri. Menurut Direktur Polairud Polda Banten Kombes Pol Nunung Syafuddin, dengan adanya tambahan helikopter pencarian tiga WNA Tiongkok ini semakin diperluas.

“Pencarian diperluas mengingat faktor cuaca yang diperkirakan penyebaran posisi korban sudah semakin jauh. Kota juga telah mengerahkan 15 personil dengan dua kapal patroli dan drone bawah air,” terangnya.

Disinggung soal batas waktu pencarian, Dirpolairud menjelaskan sesuai standar operasional prosedur (SOP), Tim SAR akan melakukan pencarian selama 7 hari namun bisa diperpanjang 7 hari lagi dengan pertimbangan. “SOP nya hanya 7 hari, tapi bisa diperpanjang dan ini kewenangan Basarnas,” jelasnya.

(BACA: Tiga Penyelam Asal Tiongkok Hilang di Perairan Serang)

Sementara itu, hadiah bagi yang menemukan korban bertambah nilainya dari Rp750 juta menjadi Rp1,5 miliar. Jumlah itu total dari dua korban yakni Tian Yu (35), dan Nam Wang Bingyang (51), yang masing-masing dibandrol Rp750 juta.

Wang Rounam keluarga Nam Wang Bingyang membenarkan bahwa pihaknya juga membuat sayembara dengan nominal Rp750 juta.

“Iya benar kita membuat informasi itu untuk keluarga kami Nam Wang Bingyang. Kemarin kan ada tiga yang hilang, dua warga China dan satu warga Singapura,” ujarnya kepada wartawan.

Dia menyatakan bahwa bagi siapa saja yang menemukan, agar segera menghubungi nomor yang tertera pada selebaran informasi tersebut. “Korban ini tidak bisa berbahasa Indonesia. Kalau menemukan langsung saja hubungi nomor yang tertera,” ucapnya.

Pihak keluarga juga hingga kini masih menunggu di posko pencarian yang berlokasi di Dermaga II Pelabuhan Merak. (haryono/mb)