Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 05 December 2019

Keluarga Korban Kecelakaan Skuter Pertanyakan Keseriusan Polisi

Kamis, 14 November 2019 — 21:05 WIB
Gedung Polda Metro Jaya. (ist)

Gedung Polda Metro Jaya. (ist)

JAKARTA  – Keluarga korban kecelakaan skuter listrik yang tewas ditabrak mobil Toyota Camry di Jalan Pintu Satu Senayan mempertanyakan keseriusan polisi dalam menangani kasus ini. Pasalnya, meski ada dua nyawa orang melayang, namun pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka hanya dikenai wajib lapor.

Rudi Yohanes, ayah kandung Ammar yang jadi korban tewas kecelakaan yang mempertanyakan keseriusan polisi atas musibah yang menimpa anaknya. Pasalnya, saat ini polisi hanya menetapkan wajib lapor kepada pelaku berinisial DH. “Saya mempertanyakan alasan polisi yang sampai sekarang belum menahan pelaku. Hukum kita kan sudah jelas,” katanya, Kamis (14/11/2019).

Dikatakan Rudi, dirinya yang pada Rabu (13/11/2019) yang mendatangi Ditlantas Polda Metro Jaya bersama saksi mata yang merupakan teman korban, mengaku tak melihat pelaku di kantor tersebut. “Waktu itu katanya si pengendara sudah ditangkap, tapi kemarin saya tidak lihat dia di kantor polisi,” tuturnya.

Meski sudah mengikhlaskan kepergian putranya, namun Rudi dan keluarga berharap polisi bisa berlaku profesional dan tidak tebang pilih dalam menangani kasus ini. “Yang saya tahu kan kasusnya tetap berjalan walau saya tidak membuat laporan. Saya percaya saja sama mereka (penyidik),” katanya.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Alan, kakak kandung Ammar, yang kecewa berat lantaran polisi saat ini hanya menetapkan wajib lapor kepada tersangka berinisial DH. Ia menduga ada suatu hal di balik keputusan polisi yang tak menahan pelaku. “Saya kecewa dengan tindakan polisi, pasti ada sesuatu dibelakangnya,” tuturnya.

Kekecewaan itu, sambung Alan, karena meski pelaku yang menghilangkan dua nyawa sekaligus, juga mengendarai mobil dalam keadaan mabuk.

Atas hal itu, ia menilai polisi telah tebang pilih dalam melakukan penyidikan kasus yang berpotensi memperlambat pengungkapan kasus tersebut. “Kesannya ini polisi memperlambat proses hukum,” tutur Alan.

Beredar kabar, pelaku penabrak dua pengguna skuter listrik itu adalah anak dari anggota DPD RI. Dan atas hal itu, banyak dugaan muncul atas upaya polisi yang memberikan perlakuan istimewa terhadap pelaku. (ifand/win)