Friday, 15 November 2019

Pelajar di Purwakarta Dites Urine di Sekolah

Jumat, 15 November 2019 — 7:49 WIB
Beberapa siswa SMK YPK Purwakarta tampak antri menunggu giliran dites urine.(dadan)

Beberapa siswa SMK YPK Purwakarta tampak antri menunggu giliran dites urine.(dadan)

PURWAKARTA – Puluhan siswa SMK Yayasan Pendidikan Kejuruan (YPK) Purwakarta mengikuti tes urine oleh Satresnarkoba Polres Purwakarta. Tes ini bagian dari edukasi dan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar di sekolah yang beralamat di Jalan Baru Maracang, Desa Ciwareng, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta.

Kepala SMK YPK Zainurrizal menyebutkan sengaja mengundang polisi guna memberikan pemahaman dan penjelasan terkait bahaya narkoba dan jenis-jenisnya. “Kami menyadari saat ini pelajar menjadi sasaran empuk para pengedar narkoba. Untuk itu kami ingin siswa kami memahami bahaya narkoba serta pengaruhnya terhadap kesehatan dirinya, keluarga, dan lingkungannya,” ujarnya.

Zainurijal mempersilahkan Tim Satres Narkoba Polres Purwakarta untuk melakukan tes urine kepada para siswanya. “Ini bagian dari edukasi. Siswa mengetahui proses tes urine itu seperti apa. Ini juga menjadi pengingat bagi para siswa jangan berani-berani menggunakan narkoba karena hasil yang tertera pada test kit akurat hingga 99 persen,” ujarnya.

Jaenurizal mengapresiasi Polres Purwakarta yang memiliki kepedulian terhadap para siswa menengah. “Saya dengar Polres Purwakarta secara maraton melakukan sosialisasi. Ini harus didukung penuh,” katanya.

Sementara itu, Tim Sat Narkoba Polres Purwakarta yang diwakili Bripka Asep Herman dan Bripka Firmansyah menyebutkan, hasil dari tes urine seluruhnya negatif. “Hasilnya bagus, seluruhnya negatif, bersih,” kata Bripka Asep.

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius melalui Kasat Narkoba Polres Purwakarta AKP Heri Nurcahyo mengatakan, pihaknya masih akan terus melakukan sosialisasi ke berbagai sekolah.

“Ini jelas ya. Para pelajar semakin menjadi sasaran peredaran gelap narkoba. Semua pihak harus peduli. Termasuk keluarga dan pihak sekolah. Semua harus menyatakan perang terhadap narkoba dan miras,” pungkasnya. (dadan/yp)