Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Saturday, 16 November 2019

Satu Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat Ditangkap

Sabtu, 16 November 2019 — 11:17 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA – Polisi akhirnya menangkap satu pelaku penyiraman air keras yang meresahkan warga Jakarta Barat belakangan ini.

Terkait penangkapan itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Suyudi Ario Seto membenarkannya.

“Iya satu orang ditangkap,” ujar Suyudi saat dikonfirmasi Poskotanews.com, Sabtu (16/11/2019).

Meski begitu, ia belum menjelaskan kronologis penangkapan terhadap pelaku penyiraman air keras itu. Pasalnya, kasus tersebut akan diungkap di Polda Metro Jaya pada siang nanti. “Nanti siang dirilis ya,” kata Suyudi.

(BACA: Teror Penyiraman Air Keras Berlanjut, 6 Murid SMP Kembangan Jadi Korban)

Adapun penangkapan pelaku ini dilakukan oleh tim gabungan Subdit Jatanras, Subdit Resmob Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Barat. Hingga kini, pelaku masih diperiksa secara intensif di Polda Metro Jaya.

Untuk diketahui, teror air keras meresahkan warga Jakarta Barat belakangan ini. Bagaimanan tidak, selama satu pekan terakhir saja, ada tiga kali kejadian penyiraman air keras di wilayah Jakarta Barat.

Pertama, penyiraman air keras terhasap dua orang siswi SMP di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (5/11/2019) sore. Keduanya yang baru pulang seusai melakukan ekstrakulikuler disiram air keras oleh orang tak dikenal.

Kemudian, teror air keras itu kembali terjadi. Saat itu, penyiraman air keras itu menimpa seorang tukang sayur bernama Sakinah (60). Ia disiram air keras saat sedang berjualan. Selanjutnya korban yang terakhir ialah enam orang siswi SMP. (firda/mb)