Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami di PoskotaNews untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau di halaman situs ini > https://rattegioielli.com sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!


Tuesday, 19 November 2019

HDI 2019 Akan Usung Tema ‘Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul’

Senin, 18 November 2019 — 14:20 WIB
Margowiyono, Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial (paling kiri), Gufroni Sakaril Ketua Umum Persatuan Penyandang Disabilitas Sosial (PPDS) (dua dari kanan). (Yendhi)

Margowiyono, Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial (paling kiri), Gufroni Sakaril Ketua Umum Persatuan Penyandang Disabilitas Sosial (PPDS) (dua dari kanan). (Yendhi)

JAKARTA –   Kementerian Sosial (Kemensos) akan menggelar Hari Disabilitas Internasional Internasional (HDI) tahun 2019 yang akan dilaksanakan pada 3 Desember 2019 dengan menggandeng Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI).

Tahun ini, Hari Disabilitas Internasional mengusung tema ‘Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul’. Serentetan agenda akan dilaksanakan untuk memeriahkan acara tahunan ini, salah satunya pameran pada 2 Desember 2019 dengan menyediakan 60 both tenda di Plaza Barat, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan.

Sementara puncak acara akan dilaksanakan pada 3 Desember 2019 di Plaza Barat, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan yang akan dihadiri oleh ribuan penyandang disabilitas.

Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos, Margowiyono, mengatakan pada tahun 1996 telah diamanatkan untuk merayakan Hari Disabilitas Internasional setiap tahunnya. Tujuannya agar meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesetaraan dan problem yang dihadapi oleh pada disabilitas.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran berbagai pihak terhadap problematik penyandang disabilitas, ini bagian dari memperjuangkan tuntutan perlindungan dan pemenuhan hak,” kata Margowiyono di Holiday Inn & Suites, Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, Senin (18/11/2019).

Menurut Margowiyono, berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2018 populasi penyandang disabilitas berat dan sedang di Indonesia sekitar 30 juta orang. Sementara dari Survei Penduduk Antar Sensus (Supas), terdapat 21 juta orang.

“Memang ada perbedaan tapi itu bagian dari kita punya data. Itu ada jumlah disabilitas berat dan sedang 30 juta orang total dari 264 juta, yang Supas itu ada 21 juta orang, jadi hampir 10% kalau kita hitung jumlahnya,” papar dia.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Gufroni Sakaril mengatakan pengusungan tema ‘Indonesia Inklusi Disabilitas Unggul’ untuk menyetarakan semua golongan termasuk penyandang disabilitas.

“Kenapa tema ini diangkat? Kita memang merindukan Indonesia yang benar-benar inklusif, ada semacam jargon no one life behind, tidak ada satu pun yang ditinggalkan dalam proses pembangunan. Artinya apa? Indonesia ini harus menyetarakan semua pihak, semua golongan, termasuk penyandang disabilitas yang selama ini mungkin masih tertinggal dan sebagainya,” kata Gufroni.

“Dengan Indonesia inklusif, diharapkan disabilitas bisa unggul, biar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, bisa mendapatkan pendidikan yang baik, bisa mendapatkan pekerjaan keterampilan dan sebagainya, sehingga disabilitas ini bisa unggul, bisa mandiri, bahkan bisa berkontribusi untuk pembangunan bangsa dan negara,” imbuh dia.

Pada puncak HDI 2019 ini, Gufroni berharap Presiden Joko Widodo bisa hadir karena akan ada peluncuran dua Peraturan Pemerintah menyangkut disabilitas yakni tentang kesejahteraan sosial dan perencanaan penghormatan hak disabilitas. (yendhi/tri)