Thursday, 12 December 2019

Lawan Malaysia, Suporter Indonesia Dilarang Bawa Flare

Senin, 18 November 2019 — 6:31 WIB
Ifan Bachdim bersama pemain Timnas Indonesia merayakan gol. (instagram timnas.indonesia)  pssi.org

Ifan Bachdim bersama pemain Timnas Indonesia merayakan gol. (instagram timnas.indonesia) pssi.org

JAKARTA – Tim nasional Indonesia akan menjalani laga tandang melawan Malaysia dalam lanjutan grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Dalam laga yang digelar di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Selasa (19/11/2019) itu, panitia pelaksana (panpel) pertandingan mengalokasikan tiket untuk suporter Indonesia di area Kategori Satu gate E stadion.

“Sesuai regulasi pihak panpel hanya menyediakan kuota 5 perrsen dari tiket yang dijual, yakni sebanyak 4.400 tiket. Pembelian tiket hanya melalui online di website pssi.org. Suporter Indonesia ditempatkan di kategori I gate E,” kata Head of Infrasructure and Security PSSI, Nugraho Setiawan, dalam laman resmi PSSI.

Ia meminta suporter Indonesia tak membeli tiket dari pihak lain karena posisi tempat duduk akan berbeda. Ia memastikan panpel menyiapkan gate khusus untuk suporter Indonesia, yakni di gate E dan semua akan diarahkan ke gate ini.

Menurutnya, suporter sebaiknya tiba di stadion sebelum pukul 16.00. Lewat dari pukul 16.00, tidak akan diperkenankan masuk ke Stadion.Pendukung Indonesia diharapkan langsung berkumpul di gate itu dan jangan berkumpul atau memisahkan diri.

“Suporter yang membawa bendera, banner, drum diharapkan masuk sebelum pukul 15.00. Suporter dilarang membawa flare, petasan atau sejenisnya,” jelas Nugroho.

Hal lain, ketika pertandingan berakhir, mana kala ada situasi yang dinilai kurang kondusif, suporter Indonesia tidak diperkenankan keluar terlebih dahulu dari stadion. Suporter Indonesia harus menunggu suporter tim tuan rumah keluar terlebih dahulu sampai habis.

Koordinator suporter Indonesia yang menyewa bus bisa meminta pengawalan pihak kepolisian dari Bandara dan akan langsung menuju Gate E, jika datang sebelum pukul 15.00. Menurut Nugroho, panpel menyiapkan sekitar 1.750 aparat kepolisian untuk pengamanan. (*/yp)

Facebook Twiiter Google Plus Email

Terbaru

ilustrasi
Kamis, 12/12/2019 — 10:10 WIB
Persyaratan Nikah di KUA Juntinyuat Diperketat
ngelenong
Kamis, 12/12/2019 — 8:57 WIB
Nasihat Buat Sejawat