Saturday, 14 December 2019

Bermain Menyerang, Timnas Garuda Masih Belum Beruntung, Kalah O-2 dari Malaysia

Selasa, 19 November 2019 — 22:26 WIB
Pemain Malaysia Safawi Rasid. (twitter @theafcdotcom)

Pemain Malaysia Safawi Rasid. (twitter @theafcdotcom)

MALAYSIA – PSSI dikomandoi Iwan Bule Belum Mampu Angkat Timnas Indonesia, meski skuat Geruda bermain menyerang. Adalah Safawi Rasyid yang tampil luar biasa, sehingga  membuat  Malaysia  menundukkan Indonesia 2-0 dalam laga di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Selasa (11/19/2019), dalam lanjutan di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Kekalahan ini melengkapi derita Timnas Indonesia lima kali beruntun.  Malaysia sebaliknya, kemenangan ini membuatnya nangkring di posisi kedua.

Sebenarnya, TIm Garuda memiliki peluang emas melalui titik pinalti sekitar 10 menit menjelang babak kedua berakhir, setelah pemain depan Febri hariyadi dijatuhkan di kotak pinalti oleh kiper Malaysia.

Namun, Osas Saha yang ditunjuk sebagai algojo, gagal menunaikan tugas, setelah tendangannya terlalu lembek, dan mudah diselamtkan kiper Malaysia.

Gol Malaysia dihasilkan Safawi Rasyid pada menit 30 babak pertama, dan kemudian pada menit 73. Selain gol tersebut, baik Malaysia dan Indonesia juga sama-sama memiliki peluang bagus, namun gagal berbuah gol.

Sebenarnya, Timnas Garuda yang ditangani pelatih Yeyen Tumena bermain cukup agresif sejak kick off babak pertama.  Indonesia langsung melancarkan serangan. Tembakan jarak jauh Bayu Pradana pada menit keempat masih tak optimal.

Namun, Malaysia perlahan merespon dan mulai menguasai permainan. Tendangan sudut Safawi pada menit ke-10 mengarah langsung ke gawang, bisa di antisipasi M Ridho. Akhirnya Malaysia  mencetak gol pada menit 30 dari tendangan bebas Safawi yang melengkung ke pojok kanan atas gawang M Ridho.

Indonesia cepat bangkit. Peluang bagus dihasilkan pada menit ke-37, namun belum sukses jadi i gol. Sundulan Otavio Dutra mengarah ke muka gawang, sambaran Yanto Basna gagal, sama halnya dengan sambaran Greg yang dihalau.

Pada babak kedua, Malaysia mengadakan pergantian pemain. Hasilnya bagus. Serangan Malaysia makin meningkat. Salah satunya, tendangan jarak jauh Syahmi Safari pada  menit 54 membahayakan gawang Indonesia,  beruntung masih sedikit melenceng.

Pada menit 58, pemaina naturalisasi Greg Nwonkolo ditarik, digantikan Osas Saha. Hasilnya kurang menggembirakan, karena Osas tak menampakkan penampilan menonjol. Demikian juga ketika Yeyen Tumena pada menit ke-67. Septian David digantikan oleh Dendi Santoso.

Yang terjadi justru gol kedua Safawi Rashid  pada menit 73. Ini akibat kesalahan fatal yang dilakukan Yanto Basna yang bermaksud melindungi bola mengarah keluar lapangan, namun malah kalah duel dan bola dicuri Safawi yang kemudian ditendang keras menjadi gol.

Harapan Indonesia untuk mencetak gol sudah di depan mata, ketia menit 82 mendapat hadiah tengangan pinalti, setelah kiper Malaysia, Farizal Marlias, menjatuhkan Febri Haryadi. Osas Saha menjadi eksekutor, tendangannya ke pojok kanan bawah bisa ditangkap oleh Farizal.

Hasil 2-0 pun tidak berubah, Indonesia masih belum beranjak dari juru kunci. (win)