Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Thursday, 05 December 2019

F PDIP: Soal Penggusuran Ahok Lebih Siap Dibandingkan Anies

Selasa, 19 November 2019 — 17:00 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA –   Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tidak konsisten dengan janji saat kampanye.

Pasalnya, Anies tetap melakukan penggusuran salah satunya di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

“Pertama kan soal konsistensi pak Anies sendiri bahwa dulu menjanjikan tidak akan melakukan penggusuran. Kalau hari ini pak Anies melakukan penggusuran berarti tidak konsisten terhadap janji yang disampaikan saat kampanye,” kata Gembong dikonfirmasi wartawan, Selasa (19/11/2019).

Lantas, Gembong pun membandingkan dengan pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Menurutnya, setiap kali melakukan penggusuran Ahok lebih siap karena lebih dulu menyediakan rumah susun (rusun) bagi warga yang terdampak.

” Ahok dulu sebelum melakukan penggusuran sudah menyediakan  Rusun .  Jadi saat digusur mereka sudah  direlokasi ke rusun,” ucap Gembong.

Sementara Anies, lanjutnya,  terkesan dadakan ketika menggusur karena rusun disediakan ketika sudah terjadi penggusuran.

“Nah sekarangkan digusur dulu baru siapin, giliran rame baru ribut penyedian rusun,  itu bedanya. Iya lah (Ahok lebih siap), karena planingnya kan jelas,” tegas dia.

Untuk itu, dirinya mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak terkesan dadakan ketika melakukan penataan wilayah. Harus dipikirkan lebih dulu lokasi untuk merelokasi warga yang terdampak pembongkaran.

“Maka kita mendorong kepada pemprov DKI untuk melakukan penataan jangan mengabaikan warga yang terdampak. Caranya ya direlokasi ke rusun, agar mereka mendapatkan rumah yang layak,” tandas Gembong. (yendhi/tri)