Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Saturday, 21 December 2019

Kemendagri Bantah Dorong Pilkada Tak Langsung

Selasa, 19 November 2019 — 20:50 WIB
Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar (kiri). (ikbal)

Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar (kiri). (ikbal)

JAKARTA  – Kementerian Dalam Negeri mendorong evaluasi pelaksanaan sistem pilkada langsung. Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar, menjelaskan evaluasi dilakukan melalui riset untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan pilkada langsung.

“Kami di Kemendagri terutama Pak Menteri betul-betul mengingat Pilkada ini dilakukan by riset, sejauh mana keefektifannya selama ini, tentu risetnya dilakukan dengan metodologi yang empiris dan melibatkan peneliti-peneliti yang berintegritas,” katanya dalam diskusi di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019).

Bahtiar menegaskan Kemendagri tak dalam posisi untuk mendorong pelaksanaan Pilkada secara tak langsung seperti yang selama ini diberitakan. Menurutnya dorongan agar dilakukan riset terhadap sistem pilkada yang sudah berlangsung akan dijadikan rekomendasi urgensi mengubah siatem pilkada.

“Kemendagri dalam hal ini Pak Menteri tak pernah meminta Pilkada dilakukan secara tidak langsung. Pak Menteri menyampaikan hanya perlu dievaluasi dan dikaji, dan ini dilakukan melalui riset oleh beberapa lembaga yang kredibel dan realible,” jelasnya.

“Hasil penelitian yang obyektif tersebut dgn mengutamakan kepentingan negara, lalu jadi bahan rekomendasi apakah tetap mempertahankan pilkada langsung atau mengubah nenjadi pilkada tak langsung dengan sejumlah perbaikan dan penyempurnaan,” imbuh dia.

Terkait posisi strategis pelaksanaan Pilkada, Bahtiar mengatakan pilkada adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan berdasarkan prinsip demokrasi sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

“Pelaksanaan Pilkada merupakan wujud implementasi dari Pancasila dan UUD 1945, sekaligus sebagai konsekuensi dari negara demokrasi. Oleh karenanya, harus kita kawal dan kita sukseskan bersama,” pungkasnya. (ikbal/win)