Jika anda sedang membutuhkan situs poker online terbaik Indonesia 2025, silakan kontak kami untuk mendapatkan link daftar dan login IDN Poker di situs agen resmi IDN Play terpercaya, Nirwanapoker.

Nikmati semua pertandingan bola sejagat raya, dapatkan odds terbaik di situs judi bola IDN Sport besutan IDN Play dan bersenang-senanglah dengan sesama penggila sepak bola Indonesia di komunitas petaruh bola situs VIO88.

Jika anda ingin bermain Toto Macau dengan hasil maksimal, mulailah dengan membuat prediksi togel yang terencana. Tentukan jumlah putaran, pola angka keluaran dan evaluasi setiap akhir minggu. Dengan sistem seperti ini, taruhan anda akan lebih terkordinasi dan tidak mengandalkan hoki semata. Situs bandar toto togel ARIZONA88 menyediakan tabel pengeluaran Toto Macau 4D yang bisa diakses 24 jam secara gratis. Dengan menggunakan data toto macau ini sebagai acuan dalam membuat prediksi togel, itu akan memberi anda keunggulan psikologis dan strategi.

Di acentalaska.com, mereka memahami bahwa masalah kesehatan bisa menakutkan. Itulah sebabnya tim Acent Anchorage berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi setiap pasien. Dokter spesialis meluangkan waktu untuk mendengarkan dan menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan unik Anda. Baik konsultasi maupun prosedur bedah di BioPharma Global, Anda dapat mempercayai mereka untuk memprioritaskan kesejahteraan Anda. Bergabunglah dengan komunitas pasien ACENT yang puas hari ini!

Thursday, 05 December 2019

Generasi Milenial Harus Jadi Garda Terdepan Tangkal Radikalisme

Rabu, 20 November 2019 — 9:09 WIB
Seminar dengan tema "Pengawalan Kebijakan Pemerintah dalam Memerangi Radikalisme", yang diselenggarakan oleh DEMA FISIP di UIN Syarif Hidayahtullah Jakarta.

Seminar dengan tema "Pengawalan Kebijakan Pemerintah dalam Memerangi Radikalisme", yang diselenggarakan oleh DEMA FISIP di UIN Syarif Hidayahtullah Jakarta.

SUKABUMI – Pengamat Radikalisme dan Terorisme UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rizka Nurul Amanah, mengatakan generasi milenial harus menjadi yang terdepan untuk menangkal radikalisme yang kini menjadi ancaman nyata bagi Indonesia.

Hal tersebut terungkap saat seminar dengan tema “Pengawalan Kebijakan Pemerintah dalam Memerangi Radikalisme”, yang diselenggarakan oleh DEMA FISIP di UIN Syarif Hidayahtullah Jakarta.

“Berdasarkan data yang ada hingga oktober tahun ini bahwa sebagian besar pelaku kekerasan adalah milenial dengan 55 persen sedangkan kaum perempuan 16 persen, yang artinya milenial memiliki andil penting untuk mewujudkan Indonesia damai dan kaum milenial harus mengetahui dulu tentang radikalisme agar tidak tersesat”, ujar Rizka.

Gejala yang perlu diantisipasi saat ini adalah penguatan sentimen agama karena bias di media sosial, dengan begitu generasi milenial memiliki peran penting dalam menangkal radikalisme mengingat milenial melek teknologi dan medsos serta banyak milenial yang paling mengerti medsos dimana banyak pengaruh radikalisme melalui medsos, tutur alumni UIN itu.

Selain itu, Rizka mengatakan kelompok radikal saat ini masuk lewat CPNS karena mereka ingin menguasai birokrasi, dan juga masuk ke masjid – masjid di BUMN serta instansi pemerintah. Contoh: Solat dzuhur berjemaah klu tdk akan di skors. Melalui tren dan memanfaatkan momen politik seperti mengkafirkan orang.

Deradikalisasi tidaklah menjadi “Solusi” untuk melawan radikalisme ditengah masyarakat karena berdasarkan tahapan Jihadisasi yaitu fundamental, radikal, ekstrimisme, teror dan aksi, upaya deradikalisasi baru menyentuh sampai tahap radikal sehingga belum tuntas hingga menyentuh tahap aksi, ungkap Rizka.

Menurut pengamat UIN itu, perlu adanya upaya yang lebih dari deradikalisasi dengan menambahkan pendekatan persuasif terhadap seseorang yang diindikasikan terpapar radikalisme sehingga jangan sampai sudah terpapar.

Dalam hal ini kaum milenial harus dapat peduli terhadap lingkungannya dimana mereka berada sehingga teman – temannya tidak terkontaminasi dengan paham radikalisme, hal tersebut bisa menjadi salah satu solusi pencegahan yang perlu ditumbuhkembangkan dikalangan milenial, tutup Rizka. (sule/yp)