Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Saturday, 23 November 2019

Bila Pengesahan ABPD Molor, Anies dan DPRD DKI 6 Bulan Tak Digaji

Sabtu, 23 November 2019 — 8:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (ikbal)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (ikbal)

JAKARTA – Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2020 tak kunjung disahkan menjadi APBD. Bila hingga 30 November belum disahkan, maka Gubernur Anies Baswedan dan DPRD terancam tak digaji selama enam bulan.

Tenggat waktu pengesahan APBD 2020 itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

“Iya benar, pengenaan sanksi tidak digaji itu dan tertuang dalam PP Nomor 12 tahun 2017,” tegas Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri, Syarifuddin, Jumat (22/11/2019).

Sebelum APBD diputuskan, kata Syarifuddin, gubernur dan Dewan tidak digaji, Kemendagri akan mengevaluasi untuk mengetahui penyebab keterlambatan pengesahan APBD tersebut. Pihak yang menyebabkan keterlambatan itulah yang tak digaji, apakah itu gubernur atau Dewan.

“Nantikan kalau pengenaan sanksi ada tim lagi dari Inspektorar Jenderal Dalam Negeri yang memeriksa dan mengevaluasi apa penyebabnya. Katakanlah kepala daerah penyebabnya, maka yang kena sanksi kepala daerahnya,” terangnya.

Sebaliknya bila Inspektorat menilai yang memperlama adalah DPRD, maka yang kena sanksi DPRD. “Jadi gitu prinsipnya, karena APBD itu anggaran mengikat,” tandas Syarifuddin.

APBD DKI Jakarta 2020 baru dibahas setelah pimpinan Dewan definitif diambil sumpahnya dan setelah Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di antaranya komisi dan badan dibentuk.

Sekadar diketahui, pimpinan DPRD diambil sumpahnya pada 14 Oktober. Sedangkan AKD dibentuk pada akhir Oktober. (guruh/st)