Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Friday, 06 December 2019

Polisi Ungkap Jaringan Pengedar Sabu Palembang – Jakarta

Rabu, 4 Desember 2019 — 18:12 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.(firda)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.(firda)

JAKARTA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap pengedar narkoba jenis sabu jaringan Palembang – Jakarta.

Kasus itu bermula dari laporan masyarakat yang diterima polisi terkait adanya dugaan pengedaran narkoba di wilayah Jakarta. Setelah melakukan penyelidikan, polisi menangkap tersangka berinisial M di depan Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pada Minggu (1/12/2019).

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan sabu seberat 3.237 gram. “Modusnya di kamumplase dalam bungkus teh Cina. Ini jaringan Palembang-Jakarta. Satu tersangka berhasil kita tangkap inisial M alias A,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/12/2019).

Kepada polisi, tersangka M mengaku sudah empat kali mengedarkan dan menjadi kurir sabu di wilayah Jakarta. Diduga, tersangka M telah mengedarkan 20 kg sabu. Adapun sekali mengambil barang, ia mengambil sabu seberat 5 kilogram.

Yusri menyebut, tersangka M biasa mengedarkan sabu dengan cara diecer per 200 gram. “Pengakuan awal dia sudah 4 sampai 5 kali (mengambil sabu dan mengedarkan), ini berarti sekitar 20 kilogram dia,” sambungnya.

Sebagai pengedar dan kurir, M dibayar sebesar Rp20 juta setiap kali mengedarkan sabu seberat 1 kg. Tak hanya itu, biaya kontrakan M juga dibayarkan oleh seorang DPO berinisial A.

“Upahnya Rp 20 juta setiap kirim 1 kg sabu-sabu. Bahkan kontrakan M itu dibayarkan oleh A yang DPO itu sekitar Rp 10 juta. Polda Metro Jaya masih mengejar kepemilikan barang,” jelasnya.

Namun ketika polisi membawa tersangka M untuk menunjukkan keberadaan DPO A, M justru berusaha melawan petugas dan mengambil senjata petugas.

“Saat pengembangan menunjukan kepemilikan barang tersebut walaupun M sudah berdalih menyebutkan beberapa tempat tetapi nggak ada yang tepat semua untuk pemilik si A yang DPO,” kata Yusri.

“Di tempat yang ke-3 pelaku inisial M sempat merebut senjata petugas saat itu terjadi perkelahian dan dengan prosedur SOP yang ada M kita lumpuhkan dan tertembak sehingga meninggal,” imbuhnya.

Sementara itu hingga kini polisi masih mengejar DPO A. Sedangkan jasad tersangka M masih berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. (firda/tri)