JAKARTA – Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Zulhadrie menyebut, dua oknum TNI yang terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu, hingga kini masih diperiksa oleh Polisi Militer Kodam (Pomdam).
Sebelumnya, kedua oknum TNI itu ditangkap bersama tiga warga sipil lainnya, di salah satu Apartemen kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (10/12/2019).
“Masih tahap penyidikan Pomdam Jaya berkaitan dengan dua oknum yang mengaku anggota TNI,” ujar Zulhadrie saat dikonfirmasi, Rabu (11/12/2019).
Ia mengatakan, keduanya akan dimintai keterangan terkait penemuan narkoba itu. Selain itu, akan didalami keterkaitan keduanya sebagai anggota TNI.
(Baca: Penangkapan 2 Oknum TNI Terkait Narkoba, Ini Pernyataan Kabid Humas Polda)
“(Dibenarkan ada) kegiatan operasinya (pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba). Oknumnya yang belum bisa kita pastikan, apakah ada kaitannya dengan TNI atau tidak,” terang Zulhadrie.
Untuk diketahui, Polisi membantu tim Polisi Militer Kodam (Pomdam) dalam menangkap pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Sebanyak lima pelaku diamankan, namun belum diungkap identitas kelima pelaku tersebut.
“Polisi dalam hal ini membantu daripada melacak keberadaan hasil pengembangan tim pomdam,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus ketika dihubungi, Selasa (10/12/2019).
“Kemudian sama-sama menemukan di suatu apartemen tersebut, kemudian menggerebek, Pomdam di back up narkoba Polda Metro Jaya menemukan lima orang pelaku,” sambungnya. (firda/tri)