Cari situs poker terbaik di Indonesia? Nirwanapoker adalah jawabannya. Resmi sebagai penyedia platform IDNPoker, mereka menghadirkan sistem fair play, server cepat, dan pilihan permainan lengkap. Pendaftaran mudah, deposit fleksibel, serta promo rutin siap meningkatkan peluang Anda. Bergabung hari ini dan temukan pengalaman poker online yang aman, lancar, dan benar-benar profesional.

Akhirnya, ketersediaan data macau 4d/5d memungkinkan siapa pun untuk mengikuti live draw toto macau dan kemudian memeriksa hasilnya secara langsung melalui tabel data yang otomatis terisi setelah undian selesai. Penyediaan pengeluaran macau di situs ARIZONA88 memberi nilai tambah bagi pengguna yang menghargai update cepat dan transparan dari angka-angka yang diumumkan pada setiap periode undian pasaran togel ini.

Jika Anda ingin memulai permainan idnslot, ada situs terpercaya yang memberikan proses pendaftaran yang mudah dan cepat, bahkan untuk pemula sekalipun. Cukup klik tombol daftar di VIO88, isi data yang diminta, dan akun siap digunakan untuk menjelajahi banyak permainan slot qris. Dengan dukungan fitur keselamatan yang solid, pengalaman bermain Anda jadi lancar tanpa kendala.

Saturday, 14 December 2019

Nadiem Sebut Sistem UN Diganti, Komisi X DPR: Sampai Detik Ini Masih Pernyataan

Sabtu, 14 Desember 2019 — 11:20 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim.(ist)

Mendikbud Nadiem Makarim.(ist)

JAKARTA – DPR RI menilai penggantian Ujian Nasional (UN) masih sebatas pernyataan. Anggota Komisi X DPR RI, Putra Nababan berharap, penggantian UN tidak sebatas informasi di media publik yang dsampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

“Saat ini Nadiem ingin mewujudkan. Sampai detik ini masih pernyataan. Jadilah polemik (pro kontra). Ini jangan jadi informasi di media massa, kita harap apa yang digagas segera direalisasikan,” katanya dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/13/2019).

Putra mengungkapkan dalam rapat kerja dengan Mendikbud beberapa waktu lalu, Komisi X DPR RI tidak ada yang menentang gagasan Nadiem terkait penggantian UN. Meski demikian DPR meminta Kemendikbud memberikan kajian secara komprehensif agar dapat dilaksanakan dengan baik. Dalam raker, imbuhnya, Nadiem baru menjelaskan kajian secara lisan.

“Kami sampaikan kami minta kajiannya komprehensif sebelum ditetapkan pemerintah. Kami setuju banget. Persoalannya harus sesuai dengan hukum peraturan,” pintanya.

Politisi PDI Perjuangan ini tidak mau kebijakan yang dilakukan tanpa kajian  yang komprehensif justru dapat merugikan Presiden Joko Widodo. Dia mengatakan sebagai partai pendukung Jokowi, PDIP tidak ingin kebijakan populis itu justru dapat membawa dampak negatif terhadap Presiden.

” Kan yang kena Pak Jokowi juga,” imbuhnya.

Diketahui Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan berencana mengevaluasi pelaksanaan USBN. Mendikbud Nadiem  menyebut mulai 2021 sistem UN diganti menjadi assessment (penilaian) kompetensi minimum dan survei karakter. (ikbal)