Situs toto adalah langkah pertama menuju petualangan yang tak terlupakan. Contohnya di pasaran togel Macau, para penjudi memasuki dunia yang penuh dengan kegembiraan dan kejutan. Dengan tekad yang kuat, mereka siap memutar otak untuk merumuskan prediksi berdasarkan angka keluaran data macau 4d beberapa bulan sebelumnya.

Pernah dengar situs judi poker online terpercaya dari IDNPLAY? Jika ya maka tidak salah lagi bahwa idnpoker adalah jawabannya. Situs ini juga menyediakan download APK terbaru dan link login alternatif untuk pemain di wilayah Indonesia dan benua Asia.

Saturday, 21 December 2019

Terharu Balik ke KPK, Tumpak Panggabean: Opung Kembali Lagi

Jumat, 20 Desember 2019 — 20:38 WIB
Ketua Dewan Pengawas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean. (ikbal)

Ketua Dewan Pengawas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean. (ikbal)

JAKARTA – Tumpak Hatorangan Panggabean tidak bisa menyembunyikan rasa harunya setelah kembali ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tumpak yang merupakan pimpinan KPK periode 2003-2007, kembali ke lembaga antirasuah itu usai ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Ketua Dewan Pengawas KPK.

Dalam sambutannya di acara serah terima jabatan dan pisah sambut pimpinan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (20/12/2019), Tumpak mengaku tidak mengira bisa kembali lagi menjadi bagian dari KPK meski dengan jabatab yang berbeda.

“Agak susah saya sore hari ini untuk berbicara karena rasa keharuan yang timbul di dalam hati saya. Saya tidak tahu saya harus kembali ke KPK ini, Opung kembali lagi ke sini,” ujarnya yang disambut meriah tepuk tangan pegawai KPK.

Diketahui Tumpak bersama empat orang lainnya yakni Albertina Ho, Artidjo Alkostar, Syamsuddin Haris dan Harjono ditunjuk Presiden menjadi Dewan Pengawas KPK. Dewan Pengawas KPK merupakan organ baru lembaga tersebut usai undang-undang KPK resmi direvisi.

Menyadari adanya pro kontra terhadap keberadaan Dewan Pengawas KPK, Tumpak meminta agar pegawai KPK dapat menyambut baik. Menurutnya polemik tersebut sudah menjadi undang-undang yang resmi sehingga harus dijalankan KPK.

“Saya tahu ini adalah masalah sangat pelik yg menyentuh hati luruh pegawai KPK waktu itu.
Tapi sudah yg sudah terjadi UU sudah disahkan mari kita sama laksanakan itu dengan baik. Kalaupun ada kekurangan mungkin perlahan kita dapat sempurnakan kembali,” tandasnya.

” Karena itu teman yang lama di KPK berilah doa restu dewan pengawas sebagai organ baru. Kami mohon kami berlima dapat diterima dengan baik dan mohon doa restu,” imbuhnya. (ikbal/yp)