JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merancang arah pembangunan negara melalui haluan negara. Haluan yang akan menjadi acuan negara dalam melangkah dan menentukan kebijakan itu akan digodok dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan sekaligus peringatan HUT ke-47, 10-12 Januari 2020 di Jakarta.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan sebagai partai pemenang pemilu dua kali berturut-turut, PDIP terus melakukan langkah konsolidasi ideologi, organisasi, politik, dan konsolidasi kader, program untuk memerkuat jalan kemajuan Indonesia dan merancang haluan negara.
“Haluan negara memuat arah pembangunan negara, suatu overall planning (perencanaan menyeluruh) yang bertopang pada riset, inovasi dan penguasaan teknologi yang paling tepat untuk mengolah seluruh sumber daya nasional. Haluan negara juga mengandung road map bagaimana Indonesia berdikari khususnya di bidang pangan, obat-obatan, energi ramah lingkungan, dan mampu mendayagunakan seluruh kekayaan flora-fauna dalam keseimbangan dengan lingkungan hidup agar tetap asri dan sehat bagi kehidupan,” jelas Hasto di kantornya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (21/12/2019).
Hasto menambahkan, selain itu PDI Perjuangan juga mendorong kebijakan industri, baik terkait pangan, papan, industri kimia dasar, petrochemical, manufakturing peralatan industri, dan juga industri oleokimia, dan lain-lain yang membentuk konsolidasi industri hulu-hilir.
“Industri Methanol misalnya, sangat realistik untuk diperkuat. Pabrik pupuk bisa melakukan diversifiksi karena kemampuannya di dalam rancang bangun dan juga sebagai upaya mengurangi defisit neraca perdagangan. Dalam industri obat-obatan, dan pangan, termasuk pengelolaan kekayaan laut, peluang Indonesia juga sangat besar,” katanya.
Lebih lanjut Hasto menegaskan Rakernas dan HUT ke-47 PDIP nanti akan membahas hal-hal strategis terkait masa depan bangsa dan negara.
“Kita kedepankan mental berdikari, semangat juang, dan energi positif bagi kemajuan bangsa,” pungkas dia. (ikbal/ys)