Sunday, 25 August 2019

Jenazah Wiyogo Dimakamkan di TMP Kalibata

Sabtu, 20 Oktober 2012 — 10:19 WIB
wiyogo

JAKARTA (Pos Kota) – Mantan Gubernur DKI, Letjen TNI (Purn) Wiyogo Atmodarminto, wafat di RS MMC Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/10/2012) malam. Jenazah Wiyogo menurut rencana akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata Jakarta, Sabtu (20/10/2012) siang.

Menurut Sumantri, menantu almarhum,  jenazah terlebih dahulu diberangkatkan dari rumah duka, Jalan Banyumas, Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 11.30 WIB ke Masjid Sunda Kelapa, untuk disolatkan. Usaui salah jenazah dibawa ke TMPN kalibata untuk dimakamkan dengan upacara militer.

Sejak tadi malam, mantan Gubernur DKI, Sutiyoso, dan pejabat militer dan sipil terus berdatangan ke rumah duka, guna memberi penghormatan terakhir kepada almarhum. Bang Wi, menghebuskan nafas terakhir dalam usia 86 tahun. Semasa menjabat Gubernur DKI, Bang Wi dikenal dengan program BMW (Bersih, Manusiawi dan Wibawa).

Sutiyoso, mengaku bahwa dirinya memiliki banyak kenangan bersama almarhum, terutama ketika menempati pos Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Magelang, Jawa Tengah.

Almarhum dilahirkan di Yogyakarta, 22 November 1926, ini meninggalkan seorang istri Rubby Neta, seorang putri Widya Artini, serta dua orang putra, Rubiyanto dan Bambang Atmanto, serta tujuh cucu dan seorang cicit.

Sabtu pagi,  Gubernur  dan Wakil Gubernur DKI, Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) akan melayat ke rumah duka.

Dalam catatan, semasa memimpin DKI, Bang Wi secara rutin setiap Minggu pagi berkunjung wilayah menggunakan motor gede, yang dikendarainya sendiri. Dia dikenal wartawan sebagai pemimpin yang terbuka dan disiplin.

Wiyogo pernah menjadi Duta besar RI untuk Jepang, Sebelumnya, menjabat Panglima Kowilhan II (1981-1983) dan Pangkostrad Kostrad antara 19 Januari 1978 hingga 1 Maret 1980. Beliau adalah satu di antara pelaku sejarah peristiwa Serangan Umum 1 Maret di Yogyakarta.

(syamsir)