Monday, 24 September 2018

Percaya deh, Masih Banyak yang Jujur!

Selasa, 7 Oktober 2014 — 6:25 WIB
ilustrasi

ilustrasi

BANYAK penjahat mengaku-ngaku sebagai petugas dalam melakukan aksinya. Nampaknya modus ini sangat ‘manjur’ untuk memperdaya para korbannya. Selain menghasilkan uang ratusan juta,juga para penjahat ini bisa nampang dengan seragam yang keren?

Banyak contoh kasus yang terjadi belakangan ini. Penjahat yang ngaku petugas KPK,anggota polisi dan petugas ‘sakti’ lainnya. Mereka berbekal perangkat sesuai sosok petugas yang disandang. Kalau polisi, dia berseragam lengkap dengan pangkat dan surat tugas,dan jika sebagai anggota ‘KPK’ juga punya surat tugas lembaga hukum hebat tersebut. Tentu saja semuanya palsu. Dan jadilah mereka sebagai petugas gadungan!

Tapi dengan berbekal ‘gadungan’itu mereka melakukan kejahatan dengan nekat. Yang ‘polisi’,menangkap tersangka narkoba, ujung-ujungnya diperas dan dirampok. Begitu juga yang petugas KPK gadungan, melakukan kejahatannya dengan modus yang sama. Tangkap terduga korupsi,lalu diperas,habis-habisan. Hasil kejahatan tersebut bisa menghasilkan uang ratusan juta.

Yang jadi pertanyaan adalah mengapa mereka pada menggunakan dan mengaku sebagai petugas untuk berbuat kejahatan? Kok,bisa-bisanya begitu,bahwa tersangka bisa diperas? Memang begitu aturan mainnya? Maksudnya,memang ada petugas beneran atau asli yang pada berbuat begitu?

Hemm,kalau begitu yang seharusnya marah adalah para petugas yang lembaganya dipakai menipu. Para penjahat ini melecehkan lembaga tertentu. Mereka menganggap petugas semua berbuat kejahatan. Padahal masih banyak yang jujur,tau?! –massoes