Friday, 24 November 2017

Selain Kasus Pembunuhan, Kanjeng Dimas Juga Dijerat Pasal Penipuan

Sabtu, 1 Oktober 2016 — 7:02 WIB
Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Dimas Kanjeng Taat Pribadi

SURABAYA- Selain diduga terlibat kasus pembunuhan dua bekas pengikutnya, Dimas Kanjeng Taat Pribadi juga dijadikan tersagka kasus penipuan. Polda Jawa Timur menetapkan dia tersangka berkar laporan bekas pengikutnya.

Dengan demikian tuduhan yang diarahkan kepada Kanjeng Dimas ada dua dan diberkas secara terpisah. Kanjeng Dimas dilaporkan menggelapkan uang seorang pengikutnya dari Sulawesi sebesar Rp 200 miliar.
“Sesuai hasil gelar perkara, mulai saat ini Dimas Kanjeng Taat Pribadi menjadi tersangka kasus penipuan dan penggelapan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di mapolda, Jalan A Yani, Surabaya, Jumat (30/9/2016).

Argo mengatakan, untuk kasus penipuan, pihaknya sudah menerima laporan. Termasuk hari ini ada tambahan laporan dari korban dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. “Penetapan tersangka ini berdasarkan dua alat bukti yang cukup,” tandasnya.

Sebelumnya, Dimas Kanjeng Taat Pribadi ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap korban Abdul Gani-mantan pengikutnya yang juga pernah menjadi Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng. Pembunuhan itu dilakukan karena Dimas Kanjeng Taat tidak ingin kedok usahanya ‘penipuannya’ dibongkar oleh korban.

Waktu pembunuhan korban juga bertepatan dengan hari pemanggilan korban sebagai saksi kunci atas laporan seorang profesor di Bareskrim Mabes Polri yang merasa ditipu oleh Dimas Kanjeng.(B)

  • Jack Cobra

    1. Kasus Taat Pribadi sebaiknya langsung ke dampak kegiatan padepokan yaitu konskwensi hukum pidana (pembunuha) dan pordata (penipuan)
    2. saya yakin Taat tidak bekerja sendirian.. Pasti punya team
    3. Tangkap/periksa juga dr. Marwah sbg Ketua Yayasan.. Ibrahim suami Marwah..